Robot Canggih China Unitree Siap Gantikan Pekerja Berbahaya di Tambang Indonesia
Robot Unitree Gantikan Pekerja Berbahaya di Tambang Indonesia

Selama ini, manusia mengerjakan pekerjaan berbahaya di lorong gelap tambang batu bara, jalur pipa minyak panas, hingga gardu listrik yang rawan kebakaran. Kini, robot berkaki empat dan humanoid mulai disiapkan untuk mengambil alih tugas tersebut di Indonesia.

Unitree Masuk Indonesia

Unitree, produsen robot humanoid dan quadruped asal China yang telah mengirimkan lebih dari 50.000 unit robot ke seluruh dunia, resmi masuk pasar Indonesia pada April 2026. Perusahaan yang berdiri sejak 2016 di Hangzhou ini menggandeng Halo Robotics sebagai mitra distribusi eksklusif di Indonesia.

Managing Director Halo Robotics Johannes Soekidi menjelaskan, Indonesia dipilih sebagai pasar strategis karena sektor industrinya yang besar di pertambangan, minyak dan gas, pertanian perkebunan, serta manufaktur. Negara ini dinilai memiliki kebutuhan langsung terhadap robot yang mampu beroperasi di lingkungan berbahaya dan sulit dijangkau.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Potensi Pasar Indonesia

Indonesia, sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara, dinilai memiliki potensi serapan tinggi untuk teknologi robotika. Hal ini terutama di industri yang menghadapi tantangan logistik, keselamatan kerja, dan efisiensi biaya. Global Sales Director Unitree Irving Chen yakin Indonesia akan segera masuk dalam daftar sepuluh besar pasar Unitree secara global.

Chen menambahkan bahwa perusahaan-perusahaan Indonesia cepat mengadopsi teknologi baru dan kerap menghadapi tantangan signifikan di bidang logistik, keselamatan, serta biaya yang dapat diatasi dengan robotika dan AI.

Dominasi Pasar Global

Unitree saat ini menguasai 70 persen pangsa pasar global untuk segmen robot quadruped. Pada 2025, perusahaan ini menjadi produsen robot humanoid dengan volume pengiriman terbesar di dunia, dengan lebih dari 5.500 unit humanoid dikirimkan dalam satu tahun. Lebih dari 300 penelitian dari universitas Top 50 dunia menggunakan teknologi Unitree untuk riset AI dan robotika.

Melalui kemitraan dengan Halo Robotics, seluruh lini robot Unitree kini tersedia di Indonesia dengan dukungan teknis lokal penuh, mencakup garansi, pelatihan operasional, dan layanan purna jual.

Penggunaan di Berbagai Sektor

Robot Unitree telah digunakan di berbagai sektor di luar negeri. Di sektor energi, robot quadruped melakukan patroli gardu listrik dengan pemindaian termal dan deteksi kebocoran gas secara otonom. Di sektor keselamatan publik, tim pemadam kebakaran menggunakan robot Unitree yang dilengkapi kamera 360 derajat dan sensor gas untuk menilai kondisi zona berbahaya sebelum personel masuk.

Unitree menawarkan lini produk untuk berbagai kebutuhan, mulai dari platform riset dan edukasi hingga operasi industri berat dengan kemampuan membawa beban besar di medan ekstrem seperti tangga, lereng curam, dan area tidak rata. Lini humanoid dirancang untuk inspeksi fasilitas, otomasi industri, dan interaksi langsung dengan manusia di lingkungan publik.

Transformasi Industri Nasional

Johannes Soekidi menegaskan bahwa kemitraan ini bukan sekadar distribusi produk, melainkan bagian dari lompatan besar transformasi industri nasional. "Ini adalah titik balik penting dalam transformasi industri dan Industry 4.0 di Indonesia, dan kami yakin bahwa robot Unitree akan diimplementasikan secara luas di seluruh sektor industri utama," tutupnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga