Rano Karno Klaim Sampah Jakarta 100 Persen Terkelola, Emisi Gas Rumah Kaca Turun Signifikan
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengumumkan pencapaian penting dalam pengelolaan lingkungan hidup. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyatakan bahwa seluruh sampah di wilayah ibu kota pada tahun 2025 telah berhasil ditangani secara penuh. Klaim ini disampaikan dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubernur DKI Jakarta Tahun Anggaran 2025, yang dibacakan dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta pada Senin, 20 April 2026.
Komposisi Pengelolaan Sampah yang Terus Ditingkatkan
Rano Karno menjelaskan bahwa pengelolaan sampah di Jakarta telah mencapai angka 100 persen, dengan komposisi yang terdiri dari 30 persen pengurangan sampah dan 70 persen penanganan sampah. Kapasitas sistem penanganan sampah saat ini mencapai 5.280 ton per hari, menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam infrastruktur dan efisiensi. Pencapaian ini merupakan bagian dari kinerja Pemprov DKI Jakarta di sektor lingkungan hidup di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno sepanjang tahun anggaran 2025.
Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca dan Peningkatan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup
Selain pengelolaan sampah, Pemprov DKI juga mencatat kemajuan dalam upaya pengendalian perubahan iklim. Emisi gas rumah kaca tahunan turun menjadi 26,96 persen, sebuah angka yang mencerminkan komitmen kuat dalam mengurangi dampak lingkungan. Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan bahwa perbaikan kualitas lingkungan hidup di Jakarta juga terlihat dari peningkatan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH), yang mencapai 55,28 sesuai dengan metode perhitungan terbaru.
Perbaikan tersebut meliputi beberapa indikator kunci:
- Indeks Kualitas Air yang menunjukkan kemajuan dalam pengelolaan sumber daya air.
- Indeks Kualitas Lahan yang mencerminkan perbaikan dalam penggunaan dan konservasi tanah.
- Indeks Kualitas Air Laut yang menandakan upaya perlindungan ekosistem pesisir.
Dengan capaian ini, Jakarta terus berupaya menjadi kota yang lebih hijau dan berkelanjutan, meskipun tantangan lingkungan masih perlu diatasi secara berkelanjutan.



