KOMPAS.com - Masyarakat Jawa akan segera memperingati malam 1 Suro yang jatuh pada Senin (15/6/2026) malam hingga Selasa (16/6/2026) dini hari. Malam tersebut bertepatan dengan 1 Muharam dalam kalender Islam yang menandai awal tahun baru Hijriah.
Makna Sakral Malam 1 Suro
Bagi sebagian besar masyarakat Jawa, malam 1 Suro dianggap sebagai malam yang sakral dan sarat dengan makna spiritual. Mereka juga meyakini bahwa malam ini merupakan waktu yang penuh dengan energi positif serta memiliki nilai mistis tertentu. Keyakinan ini telah diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi.
Ritual dan Pantangan
Setelah maghrib atau sekitar pukul 18.00 WIB, sebagian masyarakat mulai menjalankan ritual adat yang telah menjadi tradisi. Selain itu, mereka juga menghindari berbagai pantangan yang dipercaya dapat menjaga diri dari kesialan maupun gangguan gaib. Beberapa pantangan yang umum dikenal antara lain tidak boleh keluar rumah pada malam hari, tidak boleh membunyikan alat musik, dan tidak boleh melakukan kegiatan yang dianggap kurang baik.
Masyarakat Jawa percaya bahwa dengan mengikuti tradisi dan pantangan tersebut, mereka akan mendapatkan berkah dan perlindungan dari Yang Maha Kuasa. Malam 1 Suro juga menjadi momen untuk introspeksi diri dan memperkuat spiritualitas.



