XLSmart Bidik Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz untuk Percepat Jaringan 5G di Indonesia
XLSmart Bidik Frekuensi 700 MHz & 2,6 GHz untuk 5G

XLSmart Bidik Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz untuk Percepat Jaringan 5G di Indonesia

Operator seluler XLSmart telah menyatakan minatnya untuk berpartisipasi dalam proses seleksi pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz yang akan dibuka oleh pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Hal ini diungkapkan oleh Group Head Corporate Communications & Sustainability XLSmart, Reza Mirza, yang menegaskan bahwa tambahan spektrum tersebut merupakan kebutuhan strategis bagi operator.

Kebutuhan Strategis untuk Efisiensi Jaringan

Reza Mirza menjelaskan bahwa frekuensi baru ini diperlukan untuk meningkatkan efisiensi jaringan, kapasitas, dan kualitas layanan kepada masyarakat, termasuk dalam memperluas penyediaan jaringan 5G blanket area. Saat ini, XLSmart mengoperasikan total spektrum frekuensi sebesar 152 MHz untuk melayani 79,6 juta pelanggan berdasarkan laporan kuartal ketiga 2025. Untuk menghadirkan sinyal 5G menyeluruh, operator hanya menggunakan frekuensi 2300 MHz dengan lebar pita 40 MHz.

Dengan tambahan spektrum baru, XLSmart diperkirakan dapat menghadirkan layanan internet yang lebih cepat, stabil, serta berkapasitas lebih besar. Ini juga akan mendukung percepatan implementasi 5G secara lebih luas di berbagai wilayah Indonesia, mengatasi tantangan konektivitas di daerah terpencil.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Detail Frekuensi yang Ditawarkan

Komdigi mengumumkan akan membuka seleksi penggunaan frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz setelah melakukan konsultasi publik. Kedua spektrum ini dinilai cocok untuk pengembangan jaringan dari 4G hingga 5G. Berikut adalah rincian dari masing-masing frekuensi:

  • Frekuensi 700 MHz: Sebelumnya dipakai untuk penyiaran analog, kini menghasilkan digital dividen 112 MHz setelah diterapkannya penghentian siaran TV analog dan dialihkan ke TV digital atau dikenal dengan Analog Switch Off (ASO). Dari 112 MHz itu, 2 x 45 MHz atau 90 MHz dialokasikan untuk layanan telekomunikasi.
  • Frekuensi 2,6 GHz: Merupakan pita mid-band yang memiliki keunggulan kapasitas dengan bandwidth yang tersedia sebanyak 190 MHz. Frekuensi ini dengan moda Time Division Duplex (TDD) memiliki ekosistem perangkat 4G dan 5G terbanyak ke-2 secara global, menjadikannya ideal untuk ekspansi jaringan.

Proses seleksi ini diharapkan dapat meningkatkan kompetisi di sektor telekomunikasi Indonesia, mendorong inovasi, dan mempercepat transformasi digital nasional. XLSmart, sebagai hasil merger XL Axiata dan Smartfren, siap memanfaatkan peluang ini untuk memperkuat posisinya di pasar.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga