Prabowo Akan Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang Besok
Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang

Prabowo Akan Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang Besok

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan meresmikan sebuah pabrik kendaraan listrik di Magelang, Jawa Tengah, pada hari Kamis besok. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari Rabu (8/4/2026).

"Jadi memang besok Bapak Presiden ada agenda, ada rencana untuk meresmikan salah satu pabrik yang memproduksi kendaraan berbasis listrik," kata Prasetyo Hadi dalam keterangan resminya.

Komitmen Pemerintah pada Transformasi Energi

Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah terus menggencarkan upaya transformasi energi dari berbasis fosil menuju energi baru terbarukan. Ia menyoroti pentingnya perubahan budaya dan cara kerja untuk mempercepat transisi ini.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Nah, sebagaimana yang saudara-saudara ketahui, kita memang harus bekerja keras untuk sesegera mungkin mengubah budaya kita, mengubah cara bekerja kita dengan kemudian kita mesti beralih ke energi berbasis fosil menjadi energi-energi baru terbarukan atau EBT yang salah satunya adalah berbasis listrik," ujarnya.

Dampak Geopolitik dan Persiapan Energi Baru

Mensesneg juga mengungkit situasi geopolitik yang memanas, yang telah mempengaruhi harga bahan bakar minyak (BBM) dunia. Menurutnya, kondisi ini semakin mendorong pemerintah untuk mematangkan persiapan menuju penggunaan energi baru terbarukan.

"Kita semua tahu bahwa dengan perkembangan geopolitik internasional terjadi dinamika terhadap harga BBM dan sebetulnya memang sudah dan sedang semua dikerjakan oleh pemerintah persiapan menuju ke arah kita ke penggunaan berbasis energi baru dan terbarukan," jelas Prasetyo Hadi.

Peresmian pabrik kendaraan listrik di Magelang ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mendorong industri otomotif ramah lingkungan. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mendukung target nasional dalam pengurangan emisi karbon.

Pembangunan pabrik tersebut juga diprediksi akan membawa dampak positif bagi perekonomian lokal, seperti menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan sektor industri di Jawa Tengah. Pemerintah berharap inisiatif ini dapat diikuti oleh investasi serupa di berbagai daerah lainnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga