Akibat Fatal Salah Isi BBM pada Kendaraan, Bisa Rusak Mesin
Akibat Fatal Salah Isi BBM, Bisa Rusak Mesin Kendaraan

Setiap kendaraan dirancang untuk menggunakan jenis bahan bakar tertentu yang sesuai dengan spesifikasi mesin yang ditetapkan oleh pabrikan. Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang tidak sesuai dapat berdampak negatif pada performa kendaraan dan mempercepat kerusakan komponen mesin. Di Indonesia, beberapa jenis BBM yang umum digunakan antara lain Pertalite (RON 90), Pertamax (RON 92), Pertamax Green 95 (RON 95), Pertamax Turbo (RON 98), serta solar untuk kendaraan bermesin diesel.

Dampak Salah Isi BBM pada Mesin Bensin dan Diesel

Kesalahan dalam mengisi BBM sering terjadi di lapangan. Jika kendaraan bensin diisi solar, akibatnya bisa sangat fatal. Solar memiliki viskositas lebih tinggi dan sifat pelumas yang berbeda, sehingga dapat menyumbat injektor, merusak pompa bahan bakar, dan menyebabkan knocking pada mesin. Sebaliknya, jika kendaraan diesel diisi bensin, pelumasan pada sistem injeksi akan berkurang, menyebabkan keausan komponen dan potensi kerusakan parah.

Pentingnya Memahami Angka Oktan (RON)

Untuk kendaraan bensin, penggunaan BBM dengan angka oktan (RON) yang lebih rendah dari rekomendasi pabrikan dapat menyebabkan detonasi atau knocking, yang berujung pada kerusakan piston dan silinder. Sebaliknya, penggunaan oktan lebih tinggi umumnya tidak berbahaya, namun tidak memberikan manfaat signifikan jika mesin tidak dirancang untuk itu. Oleh karena itu, selalu periksa buku manual kendaraan untuk mengetahui jenis BBM yang direkomendasikan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Langkah yang Harus Dilakukan Jika Salah Isi BBM

Jika Anda menyadari telah salah mengisi BBM, jangan menyalakan mesin. Segera hubungi bengkel atau layanan derek untuk menguras tangki bahan bakar. Menyalakan mesin dapat menyebabkan bahan bakar yang salah masuk ke sistem pembakaran dan memperparah kerusakan. Biaya perbaikan akibat salah isi BBM bisa mencapai jutaan rupiah, tergantung tingkat keparahan.

Dengan memahami spesifikasi BBM yang tepat, Anda dapat menjaga performa kendaraan tetap optimal dan menghindari biaya perbaikan yang tidak perlu. Selalu isi bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan untuk keamanan dan keawetan mesin.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga