TV Pintar Jadi Target Baru Kejahatan Siber di Rumah
TV Pintar Target Baru Kejahatan Siber

Jakarta, Kompas.com – Modernisasi perangkat elektronik rumah tangga kini bergeser dari fungsi hiburan konvensional menuju sistem komputasi terintegrasi. Kehadiran televisi pintar (smart TV) berbasis internet di ruang keluarga tidak hanya mengubah cara mengonsumsi media, tetapi juga memicu titik rawan baru terkait keamanan data privasi domestik.

Ancaman Siber pada TV Pintar

Perangkat TV pintar yang terhubung ke jaringan Wi-Fi rumah kini menjadi salah satu target potensial penetrasi kriminalitas siber. Ancaman tersebut mencakup peretasan jaringan lokal, pencurian identitas, hingga penyusupan data transaksi perbankan penghuni rumah. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat semakin banyak rumah tangga yang mengandalkan perangkat pintar.

Langkah Antisipasi LG

Merespons ancaman keamanan siber yang semakin marak, produsen elektronik global PT LG Electronics Indonesia (LG) meluncurkan jajaran TV premium terbarunya pada akhir paruh pertama tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memberikan perlindungan lebih baik bagi konsumen terhadap potensi serangan siber.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dengan fitur keamanan terkini, LG berharap dapat mengurangi risiko kebocoran data pribadi pengguna. Inovasi ini juga menjadi bagian dari komitmen LG dalam menghadirkan produk yang aman dan andal di era digital.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga