Stasiun TV dan Aplikasi Iran Diduga Diretas, Tampilkan Pidato Trump dan Netanyahu
TV dan Aplikasi Iran Diduga Diretas, Tampilkan Pidato Trump-Netanyahu

Stasiun TV dan Aplikasi Iran Diduga Diretas, Tampilkan Pidato Trump dan Netanyahu

Stasiun televisi dan aplikasi milik Iran diduga menjadi korban peretasan yang menampilkan pesan serta video berisi pidato Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Insiden ini terjadi di tengah konflik yang memanas antara AS-Israel dan Iran, menyusul serangan gabungan yang dilakukan terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Media yang Terdampak dan Dugaan Pelaku

Stasiun televisi yang terkena dampak adalah IRIB TV3, salah satu saluran milik Iran, serta aplikasi kalender Islam bernama BadeSaba. Kedua platform ini diduga diretas oleh kelompok yang diidentifikasi sebagai pro-AS atau pro-Israel, serta anti-pemerintah Iran. Peretasan ini menimbulkan kekhawatiran serius mengenai keamanan siber di negara tersebut.

"Peristiwa ini menunjukkan kerentanan infrastruktur media Iran terhadap serangan digital dari pihak luar," kata seorang analis keamanan siber yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.

Latar Belakang Konflik dan Balasan Iran

Peretasan terjadi dalam konteks konflik yang sedang berlangsung antara AS-Israel dan Iran. Serangan gabungan terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026, memicu respons balasan dari Iran. Negara tersebut membalas dengan menarget pangkalan militer AS di berbagai negara Timur Tengah, termasuk Arab Saudi pada Minggu, 1 Maret 2026.

Insiden peretasan ini diperkirakan terkait dengan ketegangan geopolitik yang meningkat, di mana kelompok-kelompok tertentu memanfaatkan media digital untuk menyebarkan pesan politik. Video pidato Trump dan Netanyahu yang ditampilkan diduga bertujuan untuk memengaruhi opini publik atau mengganggu operasi media Iran.

Dampak dan Implikasi Keamanan

Peretasan terhadap stasiun televisi dan aplikasi kalender Islam ini menimbulkan beberapa implikasi penting:

  • Gangguan pada layanan media: IRIB TV3 dan BadeSaba mengalami gangguan operasional akibat serangan siber ini.
  • Risiko keamanan nasional: Insiden ini menyoroti kebutuhan Iran untuk memperkuat pertahanan sibernya terhadap ancaman dari luar.
  • Pengaruh pada konflik regional: Peretasan dapat memperburuk ketegangan antara Iran dengan AS dan Israel, menambah dimensi digital pada konflik fisik yang sudah ada.

Pihak berwenang Iran belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini, tetapi investigasi diduga sedang dilakukan untuk mengidentifikasi pelaku dan memulihkan sistem yang terdampak. Kejadian ini mengingatkan betapa rentannya infrastruktur digital di era konflik modern, di mana perang siber menjadi alat yang semakin umum digunakan.