KRL Green Line Gangguan Akibat Sambaran Petir, AC Mati dan Penumpuk
KRL Green Line Gangguan Akibat Sambaran Petir

Perjalanan KRL Commuter Line pada rute Tanah Abang-Rangkasbitung atau yang dikenal sebagai jalur green line mengalami gangguan signifikan pada Senin sore, 4 Mei 2026. Gangguan ini disebabkan oleh masalah pada Listrik Aliran Atas (LAA) yang tersambar petir.

Kronologi Gangguan

Melalui akun resmi X (sebelumnya Twitter) @commuterline, KAI Commuter mengumumkan bahwa gangguan terjadi di antara Stasiun Jurangmangu dan Pondok Ranji. Petugas operasional segera melakukan pengecekan dan menemukan bahwa LAA terkena sambaran petir. Proses penanganan pun segera dilakukan.

Pengumuman tersebut diunggah sekitar pukul 17.14 WIB, bertepatan dengan jam pulang kantor. Akibatnya, perjalanan KRL di lokasi tersebut masih terhambat dan belum dapat melintas dengan aman.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak bagi Penumpang

Sejumlah pengguna KRL menyampaikan keluhan melalui media sosial. Mereka melaporkan bahwa AC di dalam kereta mati, menyebabkan gerbong menjadi pengap dan tidak nyaman. Selain itu, terjadi penumpukan penumpang di beberapa stasiun karena perjalanan terhambat.

Banyak penumpang yang mempertanyakan estimasi waktu perbaikan. KAI Commuter belum memberikan perkiraan waktu yang pasti, namun memastikan petugas sedang bekerja keras untuk memulihkan kondisi.

Imbauan KAI Commuter

KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

Kami mengimbau kepada para pengguna untuk mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, ujar perwakilan KAI Commuter.

Hingga berita ini diturunkan, proses perbaikan masih berlangsung. KAI Commuter terus memberikan informasi terkini melalui kanal resmi mereka.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga