Jakarta - Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang kelima dan menjadi kewajiban bagi umat Muslim yang mampu. Persiapan yang matang, baik lahir maupun batin, sangat diperlukan oleh setiap jemaah, termasuk dalam hal komunikasi dengan keluarga di Tanah Air.
Bagi anak yang orang tuanya berangkat haji, menjaga komunikasi menjadi prioritas agar dapat memantau kondisi mereka selama beribadah di Tanah Suci. Orang tua pun dapat berbagi foto atau video secara real time kepada keluarga di Indonesia, sehingga kondisi jemaah dapat diketahui secara langsung.
Telkomsel RoaMAX Haji: Solusi Komunikasi Selama Haji
Salah satu cara untuk menjaga komunikasi selama ibadah haji adalah dengan memanfaatkan layanan Telkomsel RoaMAX Haji. Layanan ini dirancang khusus untuk memberikan kemudahan bagi jemaah haji dalam berkomunikasi dengan keluarga di Indonesia atau sesama rombongan di Tanah Suci.
Telkomsel memastikan bahwa layanan ini menghadirkan koneksi yang kuat dan memadai. Koneksi tersebut mampu mendukung komunikasi melalui berbagai aplikasi, termasuk WhatsApp. RoaMAX Haji tidak sekadar paket roaming, melainkan juga pendamping perjalanan agar jemaah tetap terhubung selama berada di Tanah Suci.
Cara Menggunakan Telkomsel RoaMAX Haji
Untuk menikmati layanan ini, jemaah dapat memanfaatkan fitur Beli Roaming di aplikasi My Telkomsel. Dengan harga Rp 880 ribu, jemaah mendapatkan kuota 32GB yang berlaku hingga 50 hari, termasuk kuota transit 1GB dan kuota Indonesia 2GB.
Selain itu, tersedia call center 24 jam berbahasa Indonesia di nomor +628110000333. Jemaah juga dapat menggunakan Virtual CS AI Veronika melalui aplikasi MyTelkomsel untuk mendapatkan informasi dengan lebih mudah.
Keunggulan RoaMAX Haji
- Kuota besar 32GB untuk 50 hari
- Termasuk kuota transit dan kuota Indonesia
- Dukungan call center 24 jam berbahasa Indonesia
- Layanan Virtual CS AI Veronika
RoaMAX Haji juga menyediakan kuota Indonesia dan kuota transit, sehingga kebutuhan koneksi tetap dapat digunakan sejak perjalanan hingga kembali ke Tanah Air. Dengan demikian, jemaah dapat tetap terhubung dengan keluarga di setiap tahap perjalanan ibadah haji.



