Oracle PHK 10.000 Karyawan, Manajer Senior Ungkap Posisinya Aman
Oracle PHK 10.000 Karyawan, Manajer Senior Ungkap Aman

Oracle Lakukan Pemutusan Hubungan Kerja Besar-Besaran, 10.000 Karyawan Terdampak

Perusahaan teknologi raksasa global, Oracle, telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara signifikan pada Selasa, 31 Maret 2026. Aksi ini diperkirakan telah menyebabkan sekitar 10.000 orang kehilangan pekerjaan mereka dalam satu hari yang penuh gejolak bagi dunia teknologi.

Manajer Senior Ungkap Posisinya Tidak Terpengaruh

Michael Shepherd, seorang manajer senior di Oracle, mengungkapkan bahwa posisinya tidak terpengaruh oleh gelombang pemutusan hubungan kerja yang melanda perusahaan tersebut. Namun, melalui postingan di platform LinkedIn, Shepherd menyatakan bahwa berbagai posisi kunci telah diberhentikan, termasuk insinyur senior, arsitek sistem, pemimpin operasional, manajer program, dan spesialis teknis.

Shepherd menegaskan bahwa pengurangan jumlah karyawan ini tidak didasarkan pada kinerja individu karyawan. "Individu-individu yang terdampak tidak diberhentikan karena sesuatu yang mereka lakukan atau tidak lakukan," tulisnya dalam pernyataan yang dilansir dari BBC. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa keputusan PHK lebih terkait dengan faktor struktural atau strategis perusahaan, bukan evaluasi kinerja personal.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak dan Implikasi di Industri Teknologi

Pemutusan hubungan kerja di Oracle ini menambah daftar panjang perusahaan teknologi yang melakukan restrukturisasi dalam beberapa tahun terakhir. Langkah ini dapat mencerminkan tekanan ekonomi, perubahan strategi bisnis, atau efisiensi operasional yang diterapkan oleh perusahaan. Para ahli memperkirakan bahwa aksi PHK skala besar seperti ini dapat memengaruhi dinamika pasar tenaga kerja di sektor teknologi, baik secara lokal maupun global.

Meskipun Shepherd mengonfirmasi keamanan posisinya, situasi ini menyoroti ketidakpastian yang dihadapi oleh banyak karyawan di industri yang dinamis ini. Perusahaan-perusahaan teknologi sering kali harus menyesuaikan diri dengan tren pasar dan inovasi, yang terkadang berujung pada keputusan sulit seperti pengurangan tenaga kerja.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga