Bripka Anugrah Tri Febriantara, seorang anggota Polri yang bertugas sebagai Bamin Subbagian Mutasi Jabatan Bagian Pembinaan Karier Biro SDM Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), berhasil mencuri perhatian berkat inovasinya di bidang teknologi informasi. Ia menciptakan tiga aplikasi yang memudahkan kerja personel kepolisian, salah satunya adalah Sistem Informasi Data Senjata Polda Sultra. Atas prestasinya ini, Bripka Anugrah diusulkan sebagai kandidat dalam Hoegeng Awards 2026.
Aplikasi Data Senjata yang Diadopsi di Berbagai Daerah
Aplikasi pertama yang dibuat oleh Bripka Anugrah adalah Sistem Informasi Data Senjata Polda Sultra untuk Biro Logistik. Ide awal aplikasi ini berasal dari Wakapolda Sultra saat itu, Brigjen Pol Waris Agono. Setelah berhasil diterapkan di Polda Sultra, aplikasi ini ikut dibawa oleh Brigjen Waris Agono ketika ia pindah tugas ke Korbrimob dan kemudian ke Polda Maluku Utara. Di Maluku Utara, Bripka Anugrah dipanggil langsung untuk mengembangkan aplikasi tersebut.
Kabagwatpers Biro SDM Polda Sultra Kompol Adeng menyatakan bahwa aplikasi data senjata masih digunakan hingga sekarang, meskipun membutuhkan pengembangan lebih lanjut. Rencananya, aplikasi ini akan dilengkapi dengan fitur GPS pada senjata untuk memudahkan pelacakan jika terjadi kehilangan. Namun, pemasangan GPS masih tertunda karena memerlukan biaya dan pengembangan lebih lanjut.
Aplikasi Ingat-AC untuk Assessment Center Digital
Inovasi kedua Bripka Anugrah adalah aplikasi Ingat-AC (Integrasi Gabungan Terpadu Assessment Center) yang diluncurkan pada tahun 2020. Aplikasi berbasis website ini memungkinkan para asesor melakukan penilaian terhadap peserta secara digital, menggantikan metode manual yang sebelumnya menggunakan kertas. Dengan aplikasi ini, hasil wawancara, diskusi, dan penilaian lainnya dapat diinput langsung melalui tablet atau ponsel, dan hasil integrasi gabungan ditampilkan secara digital.
Aplikasi Ingat-AC pertama kali digunakan di Polda Sultra dan kemudian diadopsi oleh Mabes Polri. Atas inovasi ini, Bripka Anugrah menerima Pin Perak dari Kapolri pada tahun 2024 sebagai apresiasi atas peningkatan kerja sama dengan berbagai instansi di bidang Assessment Center. Aplikasi ini juga berkontribusi pada Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) melalui kerja sama dengan pemerintah daerah.
Meskipun demikian, aplikasi Ingat-AC kini sudah tidak digunakan lagi oleh SDM Polda Sultra karena beralih ke sistem lain yang lebih terintegrasi.
Si Jago: Sistem Informasi Data Jabatan dan Golongan
Aplikasi ketiga yang diciptakan Bripka Anugrah adalah Si Jago (Sistem Informasi Data Jabatan dan Golongan). Aplikasi berbasis web ini dirancang untuk memudahkan operasional fungsi SDM dalam pengembangan karier jabatan di lingkungan Polda Sultra. Namun, aplikasi ini juga sudah tidak digunakan lagi karena memerlukan biaya perawatan dan pembaruan.
Kepribadian dan Dedikasi Bripka Anugrah
Kompol Adeng menilai Bripka Anugrah sebagai sosok polisi yang baik, taat aturan, dan tidak pernah melanggar kode etik maupun disiplin kepolisian. Ia berharap Bripka Anugrah konsisten dengan inovasinya agar lebih bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.
Pengembangan Aplikasi Android untuk Polda Maluku Utara
Saat ini, Bripka Anugrah tengah mengembangkan aplikasi berbasis Android untuk pendataan senjata, kendaraan, dan aset di Polda Maluku Utara. Aplikasi ini diminta langsung oleh Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Waris Agono. Rencananya, aplikasi akan diluncurkan pada Oktober mendatang dan menggunakan server Mabes Polri untuk keamanan data.
Aplikasi ini akan dilengkapi dengan fitur barcode senjata, sehingga jika terjadi kehilangan atau penemuan senjata, petugas dapat memindai barcode untuk mengetahui kepemilikan, riwayat pemegang terakhir, serta catatan perbaikan. Aplikasi ini hanya dapat diakses oleh internal Polri untuk menjaga keamanan data.
Bripka Anugrah mengaku memiliki latar belakang pendidikan di bidang teknik informatika sebelum menjadi polisi. Ia juga sering berdiskusi dengan teman-temannya yang berprofesi sebagai programmer untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi tersebut. Dengan semangat amati, tiru, modifikasi, ia berhasil menciptakan solusi digital yang memudahkan kerja kepolisian.



