Mekah, CNN Indonesia -- Tim Pengawas Haji DPR 2026 melakukan kunjungan ke ruang Pusat Komando Pengendalian Pelaksanaan Haji yang dikelola oleh Kementerian Haji dan Umrah. Kunjungan ini dilakukan di Mekah pada Senin, 25 Mei 2026.
Manfaat Pusat Komando bagi Jemaah Indonesia
Ketua Tim Pengawas Haji DPR 2026, Cucun Ahmad Syamsurizal, menyatakan bahwa pusat komando tersebut memberikan manfaat yang sangat besar dalam proses pemantauan langsung pelaksanaan ibadah haji bagi jemaah Indonesia. Melalui pusat komando ini, pemerintah dan Tim Pengawas Haji dapat melacak pergerakan jemaah selama di Tanah Suci secara real time.
"Sekarang ini, pusat komando lebih baik dari tahun kemarin. Kami bisa melacak jumlah persentase jemaah yang masuk, serta mengetahui kondisi jemaah apakah masih di jalan atau sudah tiba di Arafah," ujar Cucun di Mekah, Senin (25/5).
Pelacakan Real Time Atasi Masalah
Cucun menjelaskan bahwa dengan adanya sistem pelacakan real time, setiap masalah yang muncul, seperti keterlambatan pergerakan jemaah, dapat segera diatasi dengan cepat. "Jadi kalau misalkan ada problem, kami bisa menjemput data, kemudian jika terjadi keterlambatan, bisa langsung dilacak," katanya.
Ia juga memuji sistem yang diterapkan di pusat komando tersebut. Ke depannya, Cucun berharap sistem ini dapat terus disempurnakan agar semakin efektif dalam mendukung kelancaran ibadah haji.



