Trump Kecewa NATO Tak Bantu Perang Lawan Iran, Rutte Bela Keputusan
Trump Kecewa NATO Tak Bantu Perang Lawan Iran

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggelar pertemuan dengan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, di Gedung Putih, AS. Dalam pertemuan itu, Trump mengaku kecewa atas sikap negara-negara anggota NATO yang tidak memberikan bantuan dalam perang melawan Iran.

"Kami merasa kecewa. Kami sama sekali tidak membutuhkan bantuan untuk hal ini. Kami benar-benar melumpuhkan (Iran) pada minggu pertama, namun alangkah baiknya jika mereka berkata, 'Kami ingin membantu,'" kata Trump dalam pertemuan dengan Rutte di Ruang Oval Gedung Putih, dilansir AFP dan CNN, Kamis (25/6/2026).

Rutte Bela Keputusan NATO

Pertemuan itu digelar pada Rabu (24/6) waktu setempat. Rutte kemudian membela keputusan negara NATO dengan menyebutkan adanya 4.000 hingga 5.000 pesawat AS yang lepas landas dari pangkalan-pangkalan di Eropa selama perang berlangsung.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Menurut saya, akan sangat sulit untuk menangani situasi Iran tanpa keberadaan Eropa sebagai landasan proyeksi kekuatan bagi Amerika Serikat," ujarnya. Rutte juga mengapresiasi peran Trump dalam mendorong peningkatan belanja pertahanan di kalangan sekutu NATO. Ia menampilkan grafik bertajuk "Trump Trillion" yang memperlihatkan peningkatan angka belanja oleh Eropa dan Kanada sejak Trump menjabat yang telah melampaui angka USD 1,2 triliun.

KTT NATO Mendatang

Kritik Trump terhadap NATO ini muncul hanya dua minggu sebelum para pemimpin dari 32 negara anggota dijadwalkan bertemu dalam KTT pada 7-8 Juli di Ankara, Turki.

AS dan Israel bersama-sama menyerang Iran pada 28 Februari. Trump diketahui tidak berkonsultasi dengan NATO dalam serangan tersebut sehingga negara-negara sekutu utama AS di Eropa itu tidak memberikan bantuan militer.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga