Peserta Tewas Terhimpit Bus, Pemkot Depok Setop Sementara Wisata Keberagaman
Peserta Tewas Terhimpit Bus, Pemkot Depok Setop Wisata Keberagaman

Pemerintah Kota Depok menghentikan sementara program Wisata Keberagaman setelah seorang peserta bernama Sopiah meninggal dunia akibat terhimpit bus di Banten. Insiden terjadi pada Sabtu, 4 Juli 2026, di parkiran bus Masjid Agung Banten, Banten.

Kronologi Kejadian

Kapolsek Bojongsari Kompol Fauzan Thohari mengonfirmasi bahwa korban sedang mengikuti program Wisata Keberagaman saat insiden terjadi. Menurut keterangannya, korban bersama anaknya hendak masuk ke dalam bus setelah berziarah. Namun, tiba-tiba sebuah bus yang bukan dari rombongan Kelurahan Serua melaju dan menghimpit korban.

"Namun pada saat almarhum belum naik ke dalam bus, ada 1 bus yang bukan dari rombongan Kelurahan Serua melaju," ungkap Fauzan. Korban sempat berusaha menghindar ke pinggir, tetapi tubuhnya tetap terhimpit. Terdengar teriakan dari korban, dan warga segera membawanya menggunakan angkutan kota (angkot) ke Puskesmas terdekat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Korban kemudian dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar, namun nyawanya tidak tertolong. "Pada saat itu almarhum menghembuskan napas terakhirnya. Selanjutnya almarhum dibawa menggunakan ambulans ke rumah duka di Kelurahan Serua," tutur Fauzan.

Pemkot Depok Setop Sementara Wisata Keberagaman

Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah menyampaikan penghentian sementara program Wisata Keberagaman saat melayat di kediaman korban pada Minggu, 5 Juli 2026. Keputusan ini berdasarkan arahan Wali Kota Depok dan diskusi dengan pihak terkait.

"Saya meminta kepada seluruh RW di Kota Depok untuk sementara kita tunda dulu kegiatan wisata keberagaman, baik yang belum berangkat," ujar Chandra. Pemerintah Kota Depok akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program tersebut, terutama dari aspek keamanan.

"Kita akan lakukan evaluasi terhadap kegiatan ini, dari berbagai aspek ya, terutama dari aspek keamanan," ungkap Chandra. Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi.

"Kami mewakili Wali Kota Depok atas nama Pemerintah Kota Depok menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhumah. Yang mana kemarin kita ketahui telah terjadi musibah yang mengakibatkan meninggal dunianya almarhumah yang sedang mengikuti kegiatan wisata keberagaman," tutupnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga