Iran Luncurkan Rudal Balistik Sejjil dalam Serangan ke Koalisi AS-Israel
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) telah memulai penggunaan rudal balistik strategis Sejjil dalam konflik terkini yang melibatkan koalisi Amerika Serikat (AS) dan Israel. Peluncuran rudal Sejjil ini dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 15 Maret 2026, sebagai bagian dari gelombang serangan ke-54 dalam operasi yang dikenal sebagai Operation True Promise 4.
Target Serangan yang Strategis
Menurut laporan dari PalestinceChronicle pada hari yang sama, IRGC secara resmi menyatakan bahwa serangan ini difokuskan pada target-target yang memiliki signifikansi tinggi. Pusat-pusat administrasi dan pengambilan keputusan yang secara langsung memengaruhi operasi udara Israel menjadi sasaran utama. Selain itu, serangan ini juga ditujukan untuk menghancurkan infrastruktur militer dan pertahanan yang vital, serta lokasi-lokasi di mana pasukan Israel diketahui berkumpul.
Penggunaan rudal Sejjil menandai eskalasi dalam kemampuan ofensif Iran, mengingat rudal ini dikenal sebagai sistem persenjataan balistik dengan jangkauan dan daya hancur yang signifikan. Operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Iran untuk menanggapi tekanan dari koalisi AS-Israel dalam konflik regional yang semakin memanas.
Serangan ke-54 dalam Operation True Promise 4 ini tidak hanya menunjukkan peningkatan intensitas konflik, tetapi juga strategi Iran yang lebih agresif dalam menggunakan aset militer canggihnya. Analis keamanan memperkirakan bahwa langkah ini dapat memicu respons balik dari pihak koalisi, yang berpotensi memperluas lingkup pertempuran di kawasan tersebut.



