Iran Klaim Permalukan AS-Israel Usai Kesepakatan Damai Tercapai
Iran Klaim Permalukan AS-Israel Usai Damai

Militer Iran mengklaim telah berhasil mempermalukan Amerika Serikat dan Israel dalam konflik yang berakhir dengan kesepakatan damai. Pernyataan ini disampaikan setelah pengumuman gencatan senjata yang dimediasi oleh Pakistan.

Pernyataan Militer Iran

Staf umum militer Iran, dalam pernyataan yang disiarkan televisi pemerintah, menyatakan bahwa pasukan Iran telah menunjukkan kekuatan dan membuat musuh tidak punya pilihan selain menerima kekalahan. “Pasukan Iran, melalui penerapan kehendak ilahi dan tekad baja, telah mempermalukan musuh-musuh Amerika dan Zionis,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Kemenangan Besar Iran

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi menegaskan bahwa Iran meraih kemenangan besar. “Musuh yang menyerang untuk tujuan jahat telah dikalahkan dalam semua tujuannya,” ujarnya dalam siaran televisi Iran pada Senin dini hari.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Peran Mediator Pakistan

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengumumkan kesepakatan damai pada Senin pagi. Sharif menyatakan bahwa AS dan Iran sepakat untuk menghentikan pertempuran secara segera dan permanen di semua front, termasuk Lebanon. “Setelah pembicaraan intensif, kami dengan senang hati mengumumkan bahwa Kesepakatan Damai antara AS dan Iran telah tercapai,” tulis Sharif di media sosial.

Tanggapan Trump

Presiden AS Donald Trump juga mengonfirmasi kesepakatan melalui Truth Social. Trump mengumumkan pembukaan Selat Hormuz tanpa pungutan tol dan pencabutan blokade laut AS. “Kapal-kapal di dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak mengalir!” ujarnya. Penandatanganan resmi dijadwalkan pada 19 Juni di Jenewa, Swiss.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga