Indonesia Tandatangani Perjanjian Pembelian Rudal Supersonik BrahMos dari India
Indonesia Beli Rudal BrahMos dari India, Nilai Triliunan

Indonesia Tandatangani Perjanjian Pengadaan Rudal Supersonik BrahMos

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Indonesia telah menandatangani perjanjian dengan India untuk pengadaan sistem rudal BrahMos, yang dikembangkan bersama oleh India dan Rusia. Langkah ini merupakan bagian dari upaya modernisasi perangkat keras militer dan peningkatan kemampuan pertahanan, khususnya di sektor maritim.

Nilai Perjanjian Diperkirakan Capai Triliunan Rupiah

Menurut laporan dari Channelnewsasia, pihak BrahMos sedang dalam diskusi lanjutan dengan Jakarta mengenai kesepakatan yang nilainya diperkirakan antara US$200 juta hingga US$350 juta. Juru bicara Kementerian Pertahanan, Rico Ricardo Sirait, mengonfirmasi bahwa pengadaan ini bertujuan untuk memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan India di bidang pertahanan.

"Ini adalah bagian dari modernisasi perangkat keras militer dan kemampuan pertahanan, khususnya di sektor maritim," kata Sirait, seperti dikutip dari Reuters pada Jumat, 13 Maret 2026. Dia menambahkan bahwa sistem rudal baru ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pencegahan dalam menjaga kedaulatan nasional.

Filipina Sebagai Pembeli Pertama BrahMos

Selain Indonesia, Filipina telah menjadi pembeli luar negeri pertama sistem rudal BrahMos dengan kesepakatan pada tahun 2022. Manila memesan sistem rudal anti-kapal berbasis pantai dengan harga hampir US$375 juta. BrahMos adalah perusahaan patungan India-Rusia yang berkantor pusat di New Delhi, menawarkan sistem misil dalam berbagai versi, termasuk berbasis darat, udara, kapal, dan kapal selam.

Rico Sirait menolak untuk mengonfirmasi nilai total perjanjian dengan Indonesia, meskipun ada laporan dari South China Morning Post pada Desember tahun lalu yang menyebutkan angka US$450 juta. BrahMos dan Kementerian Pertahanan India belum memberikan tanggapan langsung atas permintaan komentar terkait kesepakatan ini.

Implikasi Strategis bagi Pertahanan Indonesia

Pengadaan rudal BrahMos ini menandai langkah signifikan dalam memperkuat postur pertahanan Indonesia, terutama di wilayah perairan yang strategis. Dengan kemampuan supersonik, rudal ini diharapkan dapat memberikan daya tangkal yang efektif terhadap ancaman keamanan maritim.

Kemitraan dengan India dalam proyek ini juga mencerminkan peningkatan kerja sama bilateral di sektor pertahanan, yang dapat berdampak positif pada stabilitas regional di Asia Tenggara. Indonesia terus berinvestasi dalam modernisasi militer untuk menjaga kedaulatan dan keamanan nasional di tengah dinamika geopolitik yang terus berkembang.