Deret 'Teror Pocong' dari Banten hingga Bali, Polisi Lakukan Patroli Siber
Deret 'Teror Pocong' Banten-Bali, Polisi Patroli Siber

Deret 'Teror Pocong' dari Banten hingga Bali, Polisi Lakukan Patroli Siber

Kabar mengenai sosok 'pocong' gentayangan membuat resah warga di sejumlah daerah di Pulau Jawa hingga Bali dalam beberapa pekan terakhir di bulan Mei ini. Kejadian beredarnya berlagak ala pocong alias cosplay hantu berselubung kain kafan itu sempat dikaitkan dengan teror atau perbuatan kriminal. Polisi pun turun tangan, bahkan melakukan patroli siber dan lapangan untuk menyelidikinya. Sejumlah orang telah diamankan kepolisian, mulai dari Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Bali. Berikut rangkuman peristiwa terkait isu pocong gentayangan yang terjadi di berbagai daerah.

Banten: Pocong Ternyata Pengamen

Video viral kemunculan pocong pertama kali menyelimuti wilayah Tangerang Raya, Banten. Polisi turun tangan menindaklanjuti video yang meresahkan warga. Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, meminta warga menjaga situasi kamtibmas dan tidak mudah mempercayai serta menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Dalam proses penyelidikan, polisi mengungkap sosok pocong tersebut ternyata seorang pengamen yang mengenakan kostum pocong. Polda Banten bersinergi dengan aparat wilayah untuk meningkatkan patroli kewilayahan.

DKI Jakarta: Isu Pocong di Kalideres Hoaks

Kabar teror pocong merembet ke Jakarta, tepatnya di Kalideres, Jakarta Barat. Foto penampakan 'pocong' diunggah pengguna media sosial yang menyebut kemunculan sosok berkain putih di depan rumah neneknya di perbatasan DKI Jakarta dan Tangerang. Kapolsek Kalideres, Kompol Rihold Sihotang, mengatakan pihaknya menelusuri kabar tersebut dan belum ada laporan polisi terkait isu pocong. Setelah pengecekan, polisi memastikan isu 'pocong' jadi-jadian di Jakarta Barat tidak benar atau hoaks.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Jawa Barat: Rekayasa AI dan Editan Foto

Depok menjadi salah satu daerah yang terkena kabar teror pocong. Kapolsek Cimanggis, Kompol Jupriono, mengatakan foto pocong yang viral adalah tidak benar. Foto tersebut merupakan editan, sementara foto aslinya adalah warga tengah duduk menanti waktu salat. Di Kabupaten Bekasi, video soal isu 'pocong' adalah hasil rekayasa AI. Kapolsek Cikarang Utara, AKP Noach Hendrik, mengatakan foto viral merupakan hasil editan digital yang dibuat seorang pria berinisial RS. RS mengaku memotret halaman depan rumah, mengunduh gambar pocong dari internet, dan mengeditnya. Foto editan itu kemudian dibagikan ke grup WhatsApp keluarga dan menyebar luas. Polresta Cirebon juga turun tangan menelusuri kabar viral teror pocong begal, namun tidak ditemukan fakta kejadian. Warga di Garut, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang juga dibuat gaduh, namun polisi memastikan kabar tersebut hoaks.

Jawa Tengah: Tiga Remaja Diamankan di Sragen

Polda Jateng melakukan patroli siber dan mengamankan sejumlah orang terkait informasi yang beredar di media sosial. Polres Sragen mengamankan tiga remaja yang diduga membuat konten media sosial menggunakan pocong yang meresahkan masyarakat. Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, mengatakan ketiga remaja itu membuat konten 'pocong jadi-jadian' yang disiarkan langsung melalui media sosial. Unggahan yang menarasikan aksi 'pocong begal' di Grobogan, Kendal, Magelang, hingga Cilacap adalah hoaks. Polda Jateng menginstruksikan jajaran untuk meningkatkan patroli malam di titik-titik rawan.

Jawa Timur: Prank Konten dan Editan Foto

Teror pocong jadi-jadian terjadi di Lamongan. Dua remaja berinisial MA dan AB nekat melakukan prank demi konten media sosial. Di Nganjuk, poster digital yang beredar tentang teror pocong membawa senjata tajam dipastikan hoaks oleh Polres Nganjuk. Di Sidoarjo, video penampakan pocong sebenarnya terjadi di Tangerang. Di Malang Raya, isu 'begal pocong' diimbau untuk tidak panik. Di Kediri, seseorang berpakaian pocong diamankan warga dan polisi, motifnya mencari sensasi dan konten. Di Bojonegoro, foto dan video pocong dipastikan hoaks; seorang pemuda mengedit foto jalan depan rumahnya dengan gambar pocong.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga

Bali: Informasi Tidak Benar

Isu pocong juga menyebar di Bali. Aparat Kepolisian bersama Pemerintah Desa Air Kuning memastikan informasi yang beredar di media sosial terkait pocong jadi-jadian di Desa Air Kuning, Jembrana, adalah tidak benar. Kapolsek Kota Jembrana, Ipda I Ngurah Made Agus Dwi Widiatmika Putra, mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpancing isu yang belum terverifikasi. Akun media sosial Info Jembrana telah memberikan klarifikasi bahwa informasi tersebut tidak benar.