Syafrin Liputo Resmi Jadi Calon Wali Kota Jakarta Selatan Usai Lolos Uji Kelayakan
Syafrin Liputo Calon Walkot Jaksel Usai Lolos Fit and Proper Test

Syafrin Liputo Resmi Jadi Calon Wali Kota Jakarta Selatan Usai Lolos Uji Kelayakan

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, secara resmi telah ditetapkan sebagai calon wali kota (walkot) Jakarta Selatan. Penetapan ini dilakukan setelah Syafrin berhasil menyelesaikan proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) yang digelar oleh Pimpinan DPRD DKI Jakarta pada Selasa, 14 April 2026.

Menggantikan M Anwar yang Akan Pensiun

Syafrin Liputo diproyeksikan akan menggantikan posisi M Anwar yang saat ini masih menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Selatan. Anwar sendiri rencananya akan memasuki masa pensiun pada bulan Juni 2026 mendatang. Dengan demikian, proses transisi kepemimpinan di wilayah Jakarta Selatan dipersiapkan berjalan lancar.

Dalam pernyataannya, Syafrin mengungkapkan kesiapannya untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di Jakarta Selatan. Dia menekankan bahwa penyelesaian masalah di wilayah tersebut harus dilakukan melalui koordinasi dan kolaborasi yang intens dengan seluruh pemangku kepentingan di masing-masing daerah.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

“Harus ada koordinasi dan kolaborasi dalam pemecahannya,” tegas Syafrin, seperti dikutip pada Rabu, 15 April 2026.

Menurutnya, keterlibatan semua pihak merupakan hal yang wajib untuk mendukung transformasi Jakarta Selatan menjadi bagian dari kota global yang lebih maju dan terintegrasi.

Apresiasi dari Ketua DPRD DKI

Sementara itu, Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, memberikan apresiasi terhadap hasil uji kelayakan dan kepatutan yang telah dilalui Syafrin Liputo. Dia menyatakan bahwa Syafrin dinilai mampu memotret permasalahan wilayah dengan jelas dalam visi dan misinya yang terukur.

“Saya berharap apa yang tadi sudah disampaikan dapat dieksekusi, jangan sebatas teori,” ujar Khoirudin.

Khoirudin membeberkan bahwa tantangan utama seorang wali kota berkaitan dengan kemampuan manajerial dalam menggerakkan ribuan aparatur di lingkungan pemerintah kota. Sebagai politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dia menuturkan bahwa kondisi tersebut membutuhkan kerja kolaboratif yang kuat lintas instansi.

“Mudah-mudahan Pak Syafrin punya strong leader, sehingga bisa mengendalikan,” tambah Khoirudin.

Strategi Khusus untuk Atasi Ego Sektoral

Lebih lanjut, Khoirudin juga meminta Syafrin agar dapat menyiapkan strategi khusus dalam meredam masalah ego sektoral yang kerap muncul di tingkat Suku Dinas (Sudin) di Jakarta Selatan. Dia menegaskan bahwa ego sektoral seringkali menghambat koordinasi dan membutuhkan perhatian ekstra.

“Ego sektoral menjadi koordinasi yang butuh ekstra perhatian. Barangkali perlu pendekatan hati, karena orang itu bisa digerakkan dengan adanya pendekatan hati,” tandasnya.

Dengan lolosnya Syafrin Liputo dari uji kelayakan ini, proses seleksi calon wali kota Jakarta Selatan memasuki babak baru. Masyarakat kini menantikan langkah-langkah konkret yang akan diambil Syafrin dalam memimpin wilayah yang dikenal sebagai salah satu pusat ekonomi dan pemerintahan di Ibu Kota tersebut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga