Sekjen Golkar Tegaskan Kader Tak Boleh Ambil Untung dari SPPG di Luar Hak
Sekjen Golkar: Kader Jangan Ambil Untung dari SPPG

Sekjen Golkar Ingatkan Kader Soal Etika dalam Program SPPG

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Lodewijk F. Paulus, secara tegas menyampaikan pesan kepada seluruh kader partai untuk tidak mengambil keuntungan pribadi dari program SPPG (Sistem Pembinaan dan Pengembangan Golkar) di luar hak yang telah ditetapkan. Pernyataan ini disampaikan dalam upaya menjaga integritas dan kredibilitas partai di mata publik.

Pentingnya Menjaga Prinsip Kejujuran

Lodewijk menekankan bahwa program SPPG dirancang untuk membina dan mengembangkan kapasitas kader, bukan sebagai sarana untuk mencari keuntungan individu. "Kami ingin memastikan bahwa setiap kader memahami tujuan mulia dari SPPG," ujarnya. Ia menambahkan bahwa pelanggaran terhadap prinsip ini dapat merusak citra partai dan mengurangi kepercayaan masyarakat.

Program SPPG sendiri merupakan inisiatif Partai Golkar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di dalam partai, mencakup berbagai pelatihan dan pembinaan. Namun, Lodewijk mengaku prihatin jika ada oknum yang memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi, seperti dengan meminta imbalan tidak wajar atau menyalahgunakan dana yang dialokasikan.

Langkah Pengawasan yang Diperkuat

Untuk mencegah penyalahgunaan, Partai Golkar berencana memperketat mekanisme pengawasan dalam pelaksanaan SPPG. "Kami akan menerapkan sistem audit yang lebih ketat dan transparan," jelas Lodewijk. Hal ini termasuk pemantauan terhadap alokasi dana dan evaluasi hasil pelatihan, sehingga setiap penyimpangan dapat dideteksi lebih dini.

Selain itu, partai juga akan memberikan sosialisasi intensif kepada kader tentang etika dan tanggung jawab dalam mengikuti program SPPG. "Pendidikan moral dan kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci utama," tegasnya. Diharapkan, dengan langkah-langkah ini, program SPPG dapat berjalan sesuai tujuan awal tanpa adanya praktik koruptif.

Dampak terhadap Reputasi Partai

Lodewijk mengingatkan bahwa tindakan mengambil untung di luar hak tidak hanya merugikan partai secara finansial, tetapi juga dapat mengikis kepercayaan publik. "Integritas adalah aset terbesar kami, dan kami tidak boleh mengabaikannya," katanya. Ia mencontohkan bahwa skandal kecil sekalipun dapat berdampak besar pada elektabilitas partai dalam pemilu mendatang.

Partai Golkar, sebagai salah satu partai politik tertua di Indonesia, terus berupaya memperbaiki diri dan menjaga reputasi. Dengan peringatan ini, Lodewijk berharap kader dapat lebih disiplin dan berkomitmen pada nilai-nilai partai. "Mari kita jadikan SPPG sebagai alat untuk kemajuan bersama, bukan untuk kepentingan pribadi," pungkasnya.