Prabowo Langsung Gelar Rapat Terbatas Usai Lawatan ke Empat Negara
Presiden Prabowo Subianto langsung menggelar Rapat Terbatas (Ratas) setelah tiba di Tanah Air dari lawatan kerja ke empat negara. Kunjungan tersebut meliputi Amerika Serikat, Inggris, Yordania, dan Uni Emirat Arab (UAE).
Kedatangan dan Penyambutan di Halim Perdanakusuma
Pesawat yang membawa Prabowo mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Jumat, 27 Februari 2026. Kedatangannya disambut oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, seperti terlihat dalam video yang diunggah YouTube Sekretariat Presiden. Gibran memberikan sikap hormat dan menyalami Prabowo saat turun dari tangga pesawat.
Selain Gibran, beberapa pejabat tinggi juga hadir menyambut di tengah hujan, antara lain:
- Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin
- Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi
- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Prabowo menyalami para pembantunya dan sempat berbicara singkat dengan Menhan dan Panglima TNI sebelum meninggalkan bandara.
Rapat Terbatas Digelar Secara Tertutup
Menurut Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, rapat terbatas ini dilakukan secara tertutup. "Hari ini juga nanti sore beliau akan melaksanakan rapat terbatas. Menjelang berbuka puasa mungkin sekitar jam 4," jelas Teddy kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Ia menambahkan, "Kemudian rapat terbatas sampai berbuka. Kemudian mungkin nanti disambung lagi. Tapi tertutup." Meski demikian, isu spesifik yang dibahas dalam rapat tersebut belum diungkap kepada publik.
Latar Belakang Lawatan Kerja
Prabowo baru saja menyelesaikan lawatan kerja ke empat negara dalam rangkaian diplomasi internasional. Kunjungan ini mencakup pertemuan dengan pemimpin negara-negara tersebut untuk membahas berbagai isu strategis, meski detailnya belum sepenuhnya dijelaskan. Kedatangannya di Indonesia menandai dimulainya serangkaian aktivitas pemerintahan pasca-perjalanan.
Rapat terbatas ini menunjukkan komitmen Prabowo untuk segera menindaklanjuti hasil lawatan, meski dalam suasana bulan Ramadan. Kegiatan ini juga menegaskan fokus pemerintah pada koordinasi internal setelah absen sementara karena tugas luar negeri.



