Halalbihalal PDIP, Megawati Bahas Geopolitik dan Isu Global dengan Para Duta Besar
Megawati Bahas Geopolitik dengan Dubes di Halalbihalal PDIP

Halalbihalal PDIP Jadi Ajang Diskusi Geopolitik Megawati dengan Dubes Negara Sahabat

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memanfaatkan momentum halalbihalal Idulfitri 1447 H untuk bertemu dengan sejumlah duta besar negara sahabat. Pertemuan akrab ini digelar di Gedung B DPP PDIP, Jakarta, pada Sabtu, 21 Maret 2026, dan menjadi forum diskusi serius mengenai isu-isu geopolitik serta tantangan global.

Pertemuan Akrab dengan Perwakilan Diplomatik

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengonfirmasi bahwa Megawati menerima kunjungan dari duta besar Iran, Inggris, Palestina, serta wakil duta besar Rusia dalam acara silaturahmi tersebut. "Ibu Megawati Soekarnoputri menerima beberapa sahabat beliau dan juga beberapa duta besar dari Iran, Inggris, Palestina, dan juga wakil duta besar Rusia," jelas Hasto kepada awak media di lokasi.

Ia menambahkan bahwa percakapan berlangsung hangat dan mendalam, mencakup berbagai persoalan strategis. "Para Duta Besar tersebut berbicara akrab dengan Ibu Megawati, menyampaikan berbagai persoalan geopolitik sampai hal-hal yang berkaitan dengan global warming," sambungnya. Dialog ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dijadikan sebagai landasan untuk kolaborasi lebih lanjut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Rencana Diskusi Lanjutan Melibatkan Megawati Institute

Menurut Hasto, pembahasan geopolitik yang dimulai dalam halalbihalal ini akan dilanjutkan dalam forum yang lebih terstruktur. "Kemudian disepakati untuk nanti akan dilanjutkan suatu diskusi yang lebih mendalam dengan melibatkan Megawati Institute," ungkapnya. Hal ini menunjukkan komitmen PDIP dalam berkontribusi pada wacana global melalui lembaga think tank yang dimilikinya.

Pemilihan Gedung B sebagai lokasi pertemuan juga memiliki makna khusus. Hasto mengungkapkan bahwa gedung tersebut dipilih karena ruangannya yang lebih luas dan sarat dengan nuansa kebudayaan Nusantara. "Sekaligus Ibu Mega hadir di Badan Kebudayaan. Tadi juga ditampilkan gamelan dan beberapa alat musik. Ruangannya memang lebih luas dan lebih praktis untuk momentum halalbihalal ini," kata dia.

Suasana Halalbihalal yang Ramai dan Penuh Makna

Acara halalbihalal PDIP dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari jajaran fungsionaris partai hingga kader dan tamu undangan. Sejak pukul 11.00 WIB, Gedung B DPP PDIP dipadati oleh peserta yang datang untuk bersilaturahmi. Hasto sendiri didampingi oleh sejumlah petinggi partai, termasuk Johanes Oberlin Tobing dan Guntur Romli.

Kegiatan ini tidak hanya sekadar tradisi tahunan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai platform diplomasi informal yang efektif. Dengan menggabungkan unsur budaya melalui pertunjukan gamelan, PDIP berhasil menciptakan atmosfer yang hangat sekaligus profesional untuk membahas isu-isu penting dunia.

Melalui pertemuan ini, Megawati kembali menegaskan perannya sebagai figur politik yang aktif dalam percaturan internasional, sambil menjaga akar budaya Indonesia dalam setiap aktivitasnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga