Ketum Projo Ajak Kader Tetap Optimistis Hadapi Tantangan Global
Ketum Projo Ajak Kader Optimistis Hadapi Tantangan Global

Ketua Umum Projo Tekankan Pentingnya Optimisme di Tengah Tantangan Global

Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi menyerukan kepada seluruh kader organisasi pendukung Presiden Prabowo Subianto untuk tetap menjaga sikap optimistis meskipun menghadapi berbagai dinamika global yang kompleks. Dalam acara buka bersama yang digelar oleh Dewan Pimpinan Pusat Projo, Budi Arie mengajak semua pihak untuk terus mendukung program-program prioritas pemerintah.

Menghadapi Realitas yang Tidak Mudah

"Kita harus jujur pada realitas bahwa situasinya memang tidak mudah, ini bukan hanya di Indonesia. Banyak negara juga menghadapi situasi yang sama bahkan lebih parah akibat ketegangan global," tegas Budi Arie dalam acara yang juga diselingi kegiatan santunan untuk anak yatim piatu dan kaum dhuafa pada Rabu, 11 Maret 2026.

Meskipun mengakui tantangan yang ada, Budi Arie terus mendorong kader-kader Projo untuk membangun optimisme. Dia menekankan pentingnya turun tangan membantu pemerintah meskipun dengan segala keterbatasan yang dimiliki organisasi.

Tanggung Jawab Moril untuk Kesuksesan Program Prioritas

Menurut Budi Arie, dirinya memiliki tanggung jawab moril untuk mensukseskan program prioritas Presiden Prabowo. "Projo ini bukan saja organ pendukung Prabowo-Gibran. Kita melampaui dari itu, ya inisiator, ya martir. Dan kepada teman-teman daerah saya berterima kasih, terhadap konsistensi membantu program prioritas Presiden Prabowo. Meskipun dengan segala keterbatasan yang ada pada kita," ungkapnya dengan penuh semangat.

Kesesuaian dengan Pernyataan Presiden Prabowo

Pernyataan Budi Arie ini sejalan dengan apa yang disampaikan Presiden Prabowo sebelumnya. Pada Senin, 9 Maret 2026, Presiden menegaskan bahwa dirinya maupun semua pihak tentu menyadari kondisi bangsa yang saat ini masih menghadapi banyak kendala, kesulitan, dan kekurangan.

"Kekurangan-kekurangan ini sesungguhnya adalah kekurangan dari para pejabat, para birokrat, para petugas," kata Prabowo dalam kesempatan terpisah. Meskipun tidak menampik adanya jajaran yang memiliki kinerja luar biasa, kepala negara juga memberikan sorotan terhadap mereka yang mengecewakan.

Presiden Prabowo sangat menyadari bahwa banyak jajaran pembantu Presiden di berbagai kementerian yang tidak layak dan gagal menjalankan program prioritas pemerintah. Pernyataan ini semakin menguatkan pentingnya dukungan dari organisasi pendukung seperti Projo dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.

Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian ini, ajakan untuk tetap optimistis dari pimpinan Projo menjadi pesan penting bagi seluruh kader untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa meskipun dengan segala keterbatasan yang ada.