Bill Clinton Bersaksi Tertutup soal Epstein, Kritik Komite Panggil Hillary
Bill Clinton Bersaksi Tertutup soal Epstein, Kritik Komite

Mantan Presiden AS Bill Clinton Hadir untuk Kesaksian Tertutup terkait Jeffrey Epstein

Mantan Presiden Amerika Serikat, Bill Clinton, telah memberikan kesaksian tertutup di hadapan Komite Pengawasan DPR AS (House Oversight Committee) yang membahas hubungannya dengan almarhum Jeffrey Epstein. Meskipun sidang tersebut ditutup untuk media dan publik, Clinton memilih untuk merilis pernyataan pembukaannya secara terbuka melalui platform media sosial X pada saat proses persidangan dimulai.

Alasan Kehadiran dan Prinsip Hukum yang Ditekankan

Dalam pernyataannya yang dirilis pada Sabtu (28 Februari 2026), Clinton menyampaikan dua alasan utama kehadirannya. "Saya hadir hari ini karena dua alasan. Pertama, saya mencintai negara saya. Amerika dibangun atas gagasan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum, bahkan Presiden," ujar Clinton seperti dikutip dari pernyataannya. Pernyataan ini menegaskan komitmennya terhadap prinsip kesetaraan di depan hukum, yang menjadi fondasi sistem demokrasi di Amerika Serikat.

Kritik terhadap Komite dan Pemanggilan Hillary Clinton

Selain itu, Clinton juga tidak ragu untuk mengkritik tindakan Komite Pengawasan DPR AS yang dipimpin oleh Partai Republik. Ia menyoroti keputusan komite untuk memanggil istrinya, Hillary Clinton, untuk memberikan kesaksian sehari sebelumnya. Kritik ini menunjukkan ketidakpuasan Clinton terhadap proses yang dianggapnya mungkin bermotif politik, terutama dalam konteks hubungannya dengan Epstein yang telah menjadi sorotan publik dalam beberapa tahun terakhir.

Kesaksian tertutup ini merupakan bagian dari penyelidikan yang lebih luas mengenai keterkaitan berbagai tokoh publik dengan Jeffrey Epstein, seorang finansial yang terlibat dalam skandal perdagangan manusia dan pelecehan seksual sebelum meninggal dunia pada tahun 2019. Clinton sebelumnya telah menyangkal adanya hubungan yang tidak pantas dengan Epstein, meskipun catatan perjalanan menunjukkan bahwa ia pernah terbang dengan pesawat pribadi milik Epstein beberapa kali pada awal tahun 2000-an.

Pelepasan pernyataan pembukaan melalui platform X oleh Clinton dianggap sebagai upaya untuk mengontrol narasi publik, mengingat sidang tertutup membatasi akses media terhadap detail kesaksian. Langkah ini juga mencerminkan strategi komunikasi modern di era digital, di mana tokoh publik seringkali menggunakan media sosial untuk menyampaikan pesan langsung kepada masyarakat tanpa filter dari pihak ketiga.