Bahlil Tegaskan Golkar Milik Seluruh Rakyat, Larang Pemecatan Kader Internal
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyerukan penguatan soliditas di kalangan internal partai. Dalam pidatonya, Bahlil secara tegas melarang tindakan pemecatan atau penyingkiran terhadap sesama kader hanya karena perbedaan dukungan politik.
Pesan Persatuan di Musda Maluku Utara
Pernyataan ini disampaikan Bahlil saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Provinsi Maluku Utara yang berlangsung di Bella Hotel, Ternate, pada Minggu 12 April 2026. "Jangan sampai hanya karena perbedaan dukungan, lalu ada kader yang disingkirkan. Kita ini satu keluarga besar Golkar," tegas Bahlil seperti dikutip dari siaran pers, Senin (13/4/2026).
Menurut Bahlil, dinamika politik dalam Musda merupakan hal yang wajar dalam demokrasi internal partai. Namun, dia mengingatkan bahwa semua perbedaan pendapat harus tetap dijaga dalam koridor persatuan dan kesatuan. "Perbedaan pilihan dalam proses pemilihan kepemimpinan tidak boleh berujung pada perpecahan," ujar pria yang juga menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral tersebut.
Musda Sebagai Momentum Konsolidasi
Bahlil menekankan bahwa Musda bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum krusial untuk evaluasi dan konsolidasi kekuatan partai. "Dari forum inilah akan lahir gagasan, strategi dan kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan zaman," paparnya dengan penuh keyakinan.
Dalam kesempatan yang sama, Bahlil juga menegaskan prinsip dasar kepemilikan Partai Golkar. "Golkar dalam sejarahnya tidak dimiliki satu kelompok tertentu atau satu keluarga tertentu, tapi Partai Golkar ini milik seluruh rakyat Indonesia yang mencintai tanah ini," jelasnya dengan nada tegas.
Dukungan dari Pimpinan Daerah
Dalam forum Musda tersebut, Alien Mus terpilih kembali sebagai Ketua DPD Golkar Maluku Utara secara aklamasi. Alien Mus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketum Golkar Bahlil Lahadalia dan rombongan DPP yang hadir langsung di Ternate.
Rombongan tersebut diantaranya meliputi:
- Sekjen Muhammad Sarmuji
- Bendum Sari Yuliati
- Waketum Wihaji
- Wabendum Dyah Roro Esti
Menurut Alien Mus, kehadiran Ketum Bahlil menjadi motivasi besar bagi seluruh kader di daerah. "Musda ini adalah sarana memperkuat soliditas dan merumuskan langkah strategis, terutama dalam menghadapi tantangan politik ke depan," ujar Alien Mus.
Alien pun mengajak seluruh kader beringin Maluku Utara untuk meninggalkan perbedaan pilihan yang terjadi selama musyawarah, dan kembali bersatu demi membesarkan partai. Pesan ini sejalan dengan seruan Bahlil untuk menjaga persatuan internal meski terdapat perbedaan pandangan politik.
Doktrin karya kekaryaan yang menjadi landasan Partai Golkar kembali ditegaskan Bahlil sebagai komitmen partai terhadap kesejahteraan rakyat. "Oleh karena itu, politik Partai Golkar adalah politik untuk kesejahteraan dengan doktrin karya kekaryaan," pesan Bahlil menandasi pertemuan penting ini.



