Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya mencatat sebanyak 10 jemaah haji asal Jawa Timur meninggal dunia hingga hari ke-27 operasional pemberangkatan haji 1447 H/2026 M. Dari jumlah tersebut, sembilan jemaah mengembuskan napas terakhir di Tanah Suci, sementara satu jemaah meninggal dunia di dalam negeri.
Data Jemaah yang Wafat
Sembilan jemaah yang wafat di Arab Saudi meliputi: Kamariyah Dul Tayib (85) dari Kloter 8 Pasuruan, Abd Wachid (71) Kloter 7 Pasuruan, Fajar Puja Sasmita (53) Kloter 11 Kota Malang, Sibiatun Saji (72) Kloter 33 Lamongan, Mustika Rajim D (75) Kloter 47 Gresik, Suyono Reso (58) Kloter 62 Jombang, Dumaiyah Gopur (67) Kloter 6 Pasuruan, Asraf Sudam (65) Kloter 1 Probolinggo, dan Tarni Talikah Kastamun (66) Kloter 55 Sidoarjo.
Satu jemaah yang meninggal di tanah air adalah Tini Atmin (56) dari Kloter 43 Kabupaten Gresik. Ia meninggal dunia akibat sakit jantung saat menjalani perawatan medis di RSUD Haji Surabaya.
Ucapan Duka dan Penundaan Keberangkatan
“Atas nama PPIH Embarkasi Surabaya, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya para jemaah haji. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” kata Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, Senin (18/5).
Selain itu, PPIH Embarkasi Surabaya mencatat belasan jemaah terpaksa tertunda terbang ke Arab Saudi akibat faktor kesehatan. Hingga saat ini, sebanyak 13 jemaah masih tertahan di Asrama Haji, terdiri dari 10 jemaah sakit, satu pendamping, dan dua jemaah kategori lain.
Daftar Jemaah Tertunda
- Manah Saram – Kloter 73 Pamekasan
- Nawawi Syamsul Arifin dan Abdul Manaf – Kloter 86 Bondowoso
- Sahwati Marta Is – Kloter 87 Bondowoso
- Rafiin P Supatri dan Fathor Rahman Bunawardi – Kloter 89 Situbondo
- Ahmad Dahlan Said – Kloter 92 Jember
- Abd Rohmat – Kloter 95 Jember
- Bahauddin Sajemur Saundar, Sundari Mudin Sabet, dan Suswati Sabue Naima (pendamping) – Kloter 96 Jember
- Regina Kasbun (tunda sakit) dan Budiman Her (pendamping) – Kloter 93 Jember, saat ini di KNO Medan
Perkembangan Keberangkatan
Secara umum, keberangkatan Embarkasi Surabaya telah mencapai 83 persen dari total rencana. Sebanyak 36.413 jemaah dan petugas yang terbagi dalam 96 kloter telah diterbangkan ke Tanah Suci per 17 Mei 2026 pukul 09.30 WIB. Rinciannya terdiri dari 35.782 jemaah, 383 petugas, 134 Petugas Haji Daerah (PHD), dan 114 Pembimbing KBIHU.
As'adul Anam menegaskan bahwa seluruh aspek pelayanan, mulai dari akomodasi hingga pemantauan kesehatan jemaah, terus diperketat demi memastikan keamanan fase keberangkatan. “PPIH terus memperkuat koordinasi lintas sektor, baik layanan transportasi, akomodasi, kesehatan, maupun penerbangan agar seluruh proses pemberangkatan berjalan tertib, aman, dan tepat waktu. Kondisi kesehatan jemaah juga terus menjadi perhatian utama,” ujarnya.
Hingga kloter ke-96, otoritas penerbangan mencatat tingkat ketepatan waktu (On Time Performance/OTP) masih terjaga 100 persen tanpa adanya keterlambatan. Pada musim haji tahun ini, Embarkasi Surabaya total merencanakan pemberangkatan 44.080 orang yang tersebar dalam 116 kloter.



