Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan bahwa rangkaian kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ke sejumlah daerah bukanlah bagian dari safari politik. Kegiatan tersebut, menurut PSI, semata-mata dilakukan untuk memenuhi undangan dari berbagai pihak.
Penjelasan PSI Soal Kunjungan Jokowi
Wakil Ketua Umum DPP PSI, Isyana Bagoes Oka, menegaskan bahwa kunjungan Jokowi ke daerah-daerah lebih merupakan respons terhadap undangan masyarakat. Hal ini disampaikan Isyana usai menghadiri agenda santunan anak yatim dan dhuafa di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, pada Selasa (16/6/2026).
“Sebenarnya ini bukan safari politik. Ini lebih ke arah bagaimana seperti yang sudah disampaikan Pak Jokowi, yaitu memenuhi undangan-undangan dari masyarakat, termasuk juga kalau ada kegiatan-kegiatan di Partai Solidaritas Indonesia,” ujar Isyana.
Isyana juga menambahkan bahwa kondisi kesehatan Jokowi saat ini sudah pulih, sehingga memungkinkan beliau untuk melakukan perjalanan ke berbagai daerah. “Pak Jokowi sudah menyampaikan bahwa ini adalah bagian dari rencananya untuk memenuhi undangan-undangan karena kondisinya sekarang sudah sehat,” imbuhnya.
Terkait Jabatan Ketua Dewan Pembina PSI
Ketika ditanya mengenai kabar bahwa Jokowi akan menjadi Ketua Dewan Pembina PSI, Isyana meminta publik untuk bersabar. “Kita tunggu saja siapnya,” ucapnya singkat.
Rencana Kunjungan ke Lampung
Sebelumnya, beredar informasi bahwa Jokowi akan memulai safari politiknya pada bulan Juni 2026. Tujuan pertama yang akan dikunjungi adalah Provinsi Lampung, dengan rencana tinggal selama tiga hari, tepatnya pada 26-28 Juni 2026. Selama di Lampung, Jokowi dijadwalkan mengunjungi sejumlah kabupaten dan kota.
Ketua Umum Relawan Brigade Rakyat Nusantara (BRN), Relly Reagen, yang turut serta dalam penyelenggaraan kegiatan ini bersama PSI, memastikan bahwa persiapan teknis dan perizinan sudah hampir rampung. “Persiapan sudah matang, izin-izin lokasi sudah siap. Sudah 80 persen lah,” kata Relly setelah menemui Jokowi di kediamannya di Sumber, Solo, Jawa Tengah, pada Senin (15/6/2026).



