Gus Ipul: PBNU Undang Presiden Prabowo Tutup Munas-Konbes NU di Bangkalan
PBNU Undang Presiden Prabowo Tutup Munas-Konbes NU

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi mengundang Presiden RI Prabowo Subianto untuk hadir dan memberikan amanat pada acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Konbes NU) 2026. Undangan ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul.

Rencana Pelaksanaan Munas dan Konbes NU 2026

Gus Ipul menjelaskan bahwa pembukaan Munas dan Konbes NU direncanakan berlangsung di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri. Sementara itu, penutupan dijadwalkan di STAI Pesantren Syaichona Moh Cholil Bangkalan, Jawa Timur, dengan catatan jadwal Presiden memungkinkan.

"Sementara penutupan direncanakan mudah-mudahan nanti di Bangkalan. PBNU mengundang secara resmi Bapak Presiden Prabowo untuk bisa memberikan amanat pada saat penutupan nanti," kata Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Rabu (17/6/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penyesuaian Jadwal Presiden

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ipul setelah memimpin apel kesiapan Banser menjelang Munas dan Konbes NU 2026 di Pesantren Ploso, Kediri, pada Selasa (16/6). Apel tersebut melibatkan unsur Banser dan tim keamanan pesantren. Gus Ipul yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Munas-Konbes dan Muktamar NU menegaskan bahwa lokasi penutupan masih menyesuaikan jadwal Presiden Prabowo.

"Jika waktunya memungkinkan hadir, maka penutupan akan ditempatkan di Bangkalan. Tetapi jika tidak, penutupan akan dilakukan di Ploso," ujar Gus Ipul. Ia menambahkan, "Ini semua masih menyesuaikan jadwal Presiden."

Proses Koordinasi dan Konfirmasi

Gus Ipul mengungkapkan bahwa undangan kepada Presiden Prabowo masih dalam tahap koordinasi dan konfirmasi. PBNU sangat berharap agar jadwal Presiden memungkinkan untuk hadir dalam forum besar NU tersebut. "Ini masih dalam koordinasi, dalam konfirmasi. Mudah-mudahan waktunya memungkinkan," ujar Gus Ipul. Ia melanjutkan, "Tetapi PBNU melalui rapat sudah memutuskan untuk mengundang Bapak Presiden pada tanggal 23 Juni yang akan datang di Kabupaten Bangkalan."

Undangan untuk Pejabat dan Tokoh Masyarakat

Menurut Gus Ipul, pembukaan Munas dan Konbes NU di Pesantren Ploso akan mengundang pejabat pemerintah daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Selain itu, panitia juga akan mengundang para pengasuh pesantren, pengurus NU dari berbagai daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan. "Tentu pembukaan akan mengundang pejabat-pejabat pemerintah daerah, mungkin tingkat provinsi maupun kabupaten-kota, mengundang pengasuh-pengasuh pesantren, dan pihak-pihak lain yang disesuaikan dengan kapasitas tempat pembukaan," kata Gus Ipul.

Tahapan Menuju Muktamar NU

Gus Ipul menjelaskan bahwa Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 merupakan bagian dari tahapan penting menuju Muktamar NU. Karena itu, seluruh persiapan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. "Persiapan muktamar ini kan berkelanjutan. Konbes ini adalah tahapan pertama menuju muktamar," ujar Gus Ipul.

Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 dijadwalkan menjadi forum strategis untuk membahas berbagai agenda keorganisasian, keumatan, dan kebangsaan. Forum ini juga menjadi bagian dari konsolidasi NU menjelang pelaksanaan muktamar.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga