Fenomena Blue Moon dan Micromoon Hiasi Langit Indonesia 31 Juni 2026
Blue Moon dan Micromoon di Langit Indonesia 31 Juni 2026

Fenomena blue moon dan micromoon dipastikan dapat disaksikan di langit Indonesia pada Minggu, 31 Juni 2026 malam. Hal ini disampaikan oleh Peneliti Pusat Riset Antariksa dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin.

Penjelasan dari BRIN

Menurut Thomas Djamaluddin, purnama dapat diamati sepanjang malam. Ia menjelaskan bahwa micromoon adalah Bulan terkecil dan terpencil sepanjang tahun 2026. Fenomena ini terjadi ketika Bulan berada di titik terjauh dari Bumi dalam orbitnya, sehingga tampak lebih kecil dari biasanya.

Waktu Pengamatan

Masyarakat Indonesia dapat menyaksikan fenomena ini pada malam hari tanggal 31 Juni 2026. Tidak diperlukan alat khusus untuk melihatnya, namun penggunaan teleskop atau teropong dapat memberikan pengalaman yang lebih baik.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Fenomena blue moon sendiri merujuk pada purnama kedua dalam satu bulan kalender, yang terjadi setiap dua hingga tiga tahun sekali. Meskipun disebut blue moon, warna Bulan tidak berubah menjadi biru; istilah ini hanya bersifat astronomis.

Thomas Djamaluddin menambahkan bahwa fenomena ini aman untuk diamati dan tidak menimbulkan dampak apa pun bagi Bumi. Masyarakat diimbau untuk menikmati pemandangan langit malam yang istimewa ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga