Kapolri Hidupkan Satgas Anti Mafia Bola Cegah Judi Piala Dunia 2026
Kapolri Aktifkan Satgas Anti Mafia Bola Cegah Judi Piala Dunia

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan menghidupkan kembali Satgas Anti Mafia Bola. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi praktik judi bola selama Piala Dunia 2026.

Penjelasan Kapolri

"Terkait dengan masalah judi, beberapa waktu yang lalu kita kan pernah membentuk Satgas Anti Mafia Bola. Jadi tentunya satgas ini akan kita hidupkan kembali," kata Sigit di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Selasa (10/6/2026).

Sigit menegaskan bahwa Satgas tersebut akan mencegah momentum pesta sepak bola dunia disalahgunakan untuk pelanggaran hukum, terutama perjudian. Ia berharap Piala Dunia dapat menjadi hiburan yang sehat bagi masyarakat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Imbauan kepada Masyarakat

"Jangan sampai nanti terkait dengan masalah hiburan Piala Dunia ini kemudian dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tertentu yang kemudian untuk melakukan pelanggaran," tutur Sigit. Ia mengimbau masyarakat menjadi penonton yang cerdas dan mengingatkan bahwa Piala Dunia membawa semangat sportivitas.

"Jangan sampai nanti dikotori oleh hal-hal yang kemudian justru malah merusak dari semangat sportivitas itu, antara lain dengan adanya penyelenggaraan masalah judi," lanjut Sigit.

Aturan Hukum yang Tegas

Sigit menegaskan bahwa aturan hukum perjudian di Indonesia sangat tegas. Ia meminta masyarakat menjauhi praktik taruhan selama Piala Dunia berlangsung. "Itu aturan yang sudah jelas bahwa itu melanggar, dan itu tentunya harus dihindari," ujarnya.

Fasilitas Nonton Bareng

Polri juga telah bekerja sama dengan TVRI untuk memfasilitasi nonton bareng (nobar) di Mabes Polri, Polda, Polres, hingga Polsek. Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat menikmati hiburan Piala Dunia secara aman dan tertib.

"Kami, Polri, akan membantu untuk mengajak masyarakat nobar, mulai dari Mabes, Polda, Polres, dan Polsek di seluruh wilayah," kata Sigit usai menerima audiensi LPP TVRI.

Dengan langkah ini, diharapkan Piala Dunia 2026 dapat berlangsung tanpa gangguan praktik ilegal dan masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan penuh semangat sportivitas.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga