Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp 66,1 Triliun untuk 2027
Polri Ajukan Tambahan Anggaran Rp 66,1 Triliun

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 66,1 triliun untuk tahun anggaran 2027. Wakil Kepala Polri (Wakapolri) Komjen Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa pagu indikatif Polri untuk tahun 2027 telah ditetapkan sebesar Rp 118 triliun. Namun, jumlah tersebut dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan ideal institusi.

Penjelasan Wakapolri

“Pagu indikatif Polri tahun anggaran 2027 telah ditetapkan sebesar Rp 118 triliun,” kata Dedi dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/6/2026), dikutip dari Antara. “Jika dibandingkan usulan kebutuhan ideal Polri tahun anggaran 2027 sebesar Rp 178 triliun, baru terpenuhi 66,4 persen,” sambungnya.

Dengan demikian, Polri memerlukan tambahan anggaran sebesar Rp 66,1 triliun untuk mencapai kebutuhan ideal tersebut. Tambahan ini diharapkan dapat mendukung berbagai program prioritas, termasuk peningkatan kesejahteraan personel, modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista), dan pengembangan teknologi kepolisian.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Rincian Kebutuhan Anggaran

Kebutuhan ideal Polri sebesar Rp 178 triliun mencakup beberapa pos penting, antara lain:

  • Belanja pegawai untuk gaji dan tunjangan anggota.
  • Belanja modal untuk pengadaan kendaraan, senjata, dan peralatan komunikasi.
  • Belanja operasional untuk kegiatan patroli, penyelidikan, dan pengamanan.
  • Pembangunan infrastruktur seperti markas komando dan pos polisi.

Dedi menekankan bahwa kekurangan anggaran dapat mempengaruhi kinerja Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia berharap Komisi III DPR dapat mendukung usulan tambahan anggaran tersebut.

Proses Pengajuan

Usulan tambahan anggaran ini akan dibahas lebih lanjut dalam rapat-rapat berikutnya antara Polri dan Komisi III DPR. Keputusan akhir akan ditentukan dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2027.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga