HBKB Rasuna Said Efektif Tekan Polusi, Kualitas Udara Jakarta Membaik
HBKB Rasuna Said Efektif Tekan Polusi, Kualitas Udara Membaik

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menyelenggarakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day di Jalan H.R. Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Minggu, 7 Juni 2026. Kegiatan ini tidak hanya memberikan ruang bagi warga untuk berolahraga, tetapi juga menjadi bagian dari strategi menekan polusi udara akibat emisi kendaraan bermotor.

Penurunan Konsentrasi PM2.5 Selama HBKB

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi, mengungkapkan bahwa sektor transportasi masih menjadi kontributor utama pencemaran udara di ibu kota. Oleh karena itu, pengurangan penggunaan kendaraan pribadi terus didorong, salah satunya melalui HBKB. Menurut data pemantauan, konsentrasi PM2.5 di kawasan Bundaran HI turun dari 86,15 mikrogram per meter kubik pada pukul 03.00 WIB menjadi sekitar 60,30 mikrogram per meter kubik pada pukul 09.00-10.00 WIB. Penurunan serupa juga terjadi di SPKU Mobile Rasuna Said, dari 76,10 mikrogram per meter kubik menjadi kisaran 54,9-55,5 mikrogram per meter kubik pada pukul 06.00-09.00 WIB. Hal ini menunjukkan bahwa berkurangnya aktivitas kendaraan bermotor berdampak positif terhadap kualitas udara di pusat kota.

Ajakan Beralih ke Transportasi Ramah Lingkungan

Dudi mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih ke transportasi umum, berjalan kaki, atau bersepeda. Ia juga menyarankan warga memantau kualitas udara melalui situs udara.jakarta.go.id atau aplikasi JAKI, yang datanya berasal dari 114 stasiun pemantau sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

HBKB Rasuna Said Jadi Alternatif Baru

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebut pelaksanaan HBKB di Rasuna Said mendapat sambutan positif. Kawasan Kuningan dinilai strategis karena mudah diakses transportasi publik dan memiliki lingkungan yang mendukung. Sebanyak 95-96 persen masyarakat yang ditemui mengharapkan kegiatan ini berkelanjutan. Pramono yakin Rasuna Said akan menjadi landmark baru Car Free Day di Jakarta, tidak hanya untuk olahraga tetapi juga interaksi sosial.

Parade Pilah Sampah dan Kampanye Lingkungan

Selain mendorong gaya hidup sehat, Pemprov DKI memanfaatkan HBKB untuk memperkuat kampanye pilah sampah. Parade Pilah Sampah sepanjang 1,8 kilometer digelar di kawasan Epicentrum Rasuna Said, melibatkan komunitas lingkungan, UMKM, BUMD, dan masyarakat. Sebanyak 30 tempat sampah terpilah, dua truk sampah anorganik, dan petugas kebersihan disiapkan. Pramono menegaskan bahwa pilah sampah harus menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar respons terhadap instruksi gubernur.

Respons Positif Warga

Warga menyambut baik kehadiran CFD di Rasuna Said. Dhafin Armia, warga Jakarta Selatan, berharap lokasi serupa diperbanyak agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk berolahraga. Hendri, warga Karet Kuningan, mengaku senang karena kini memiliki lokasi CFD yang lebih dekat dari rumah. Ia menilai CFD memberikan jeda bagi kawasan yang setiap hari padat kendaraan, sehingga sirkulasi udara menjadi lebih baik.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga