Sebuah video yang beredar di media sosial diklaim memperlihatkan kapal induk Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, tenggelam setelah terkena ledakan ranjau laut Iran. Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut adalah palsu dan terindikasi dibuat menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Penyebaran Video Palsu
Video yang diklaim memperlihatkan kapal induk AS tenggelam akibat ledakan ranjau laut Iran dibagikan oleh beberapa akun Facebook pada Mei 2026. Narasi yang disertakan dalam unggahan tersebut menyebutkan bahwa kapal induk USS Abraham Lincoln mengalami kerusakan parah dan tenggelam setelah terkena ranjau yang dipasang oleh Iran.
Hasil Penelusuran Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan verifikasi terhadap video tersebut. Beberapa indikasi keanehan ditemukan, termasuk ketidakwajaran dalam pergerakan air, pencahayaan yang tidak konsisten, dan detail kapal yang tidak realistis. Setelah dianalisis lebih lanjut, disimpulkan bahwa video tersebut adalah hasil rekayasa AI, bukan rekaman asli.
Selain itu, tidak ada laporan resmi dari Angkatan Laut AS atau sumber terpercaya lainnya yang mengonfirmasi insiden tersebut. USS Abraham Lincoln masih beroperasi normal dan tidak mengalami insiden tenggelam seperti yang diklaim.
Kesimpulan
Video yang mengklaim kapal induk AS tenggelam akibat ranjau Iran adalah palsu. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, terutama yang berasal dari sumber tidak resmi. Selalu lakukan pengecekan fakta sebelum menyebarkan informasi.



