Timur Tengah Memanas: AS Serang Iran, Iran Balas Serang Pangkalan AS
Timur Tengah Memanas: AS vs Iran Saling Serang

Situasi di Timur Tengah kembali memanas setelah Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terhadap Iran. Suara ledakan terdengar di sejumlah wilayah di Iran, termasuk di Provinsi Hormozgan, Pulau Qeshm, dan sepanjang pantai dekat Selat Hormuz. Jet tempur AS juga dilaporkan memadati wilayah udara Iran.

Serangan AS sebagai Respons

Militer AS melancarkan serangan proporsional terhadap Iran sebagai respons atas penembakan jatuh helikopter Apache sehari sebelumnya di Selat Hormuz. Komando Pusat AS dalam pernyataan di X menyatakan bahwa serangan ini merupakan tindakan pertahanan diri atas arahan Panglima Tertinggi. Mereka menegaskan bahwa misi ini adalah respons proporsional terhadap agresi Iran yang tidak dapat dibenarkan.

Iran Geram dan Beri Peringatan

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melalui akun X resminya memperingatkan AS untuk segera meninggalkan wilayah Iran jika ingin selamat. Ia berjanji tidak ada serangan dari AS yang dibiarkan tanpa balasan. Araghchi menegaskan bahwa angkatan bersenjata Iran yang kuat tidak akan membiarkan serangan atau ancaman apa pun tanpa balasan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Iran Balas Serang Pangkalan AS

Militer Iran membalas serangan AS dengan menyerang sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Teluk. Iran mengklaim pasukannya menyerang 21 target militer AS di Timur Tengah. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menembak jatuh drone pengintai MQ-9 Reaper milik AS di Provinsi Bushehr. Selain itu, IRGC melancarkan serangan drone yang menargetkan pangkalan Armada Kelima AS di Bahrain pada Rabu dini hari.

IRGC memperingatkan bahwa serangan yang lebih berat dan lebih luas akan menyusul jika AS terus melakukan agresi terhadap Iran. Baik Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya maupun IRGC mengumumkan bahwa serangan tersebut merupakan pembalasan terhadap gempuran AS di Jask, Sirik, dan Qeshm.

Iran Luncurkan Rudal ke Bahrain

Iran juga disebut mengirim rudal dan drone ke Bahrain. Militer Bahrain mengumumkan bahwa sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat dan menghancurkan rentetan serangan rudal dan drone Iran. Komando Umum Angkatan Pertahanan Bahrain menuduh Iran melanjutkan pendekatan permusuhan sistematis melalui serangan rudal dan drone yang menargetkan warga sipil.

Komando Umum Angkatan Pertahanan Bahrain menyatakan bahwa semua persenjataan dan unit pertahanannya berada pada tingkat kesiapan tertinggi untuk melindungi wilayah Bahrain. Mereka mengimbau warga untuk berhati-hati terhadap benda asing atau mencurigakan dari sisa-sisa serangan Iran dan segera melaporkannya. Personel terkait telah siap menangani puing-puing dengan aman demi keselamatan warga.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga