Jakarta - Rumah Kepala Desa (Kades) Purwasaba, Hoho Alkaf di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, menjadi sasaran teror orang tak dikenal. Rumah Hoho dilempar bom molotov hingga mengenai mobil yang terparkir di garasi. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (23/4/2026) dini hari.
Kronologi Kejadian
Dilansir dari detikJateng, Jumat (24/4/2026), insiden tersebut viral di media sosial. Dalam video yang beredar, tampak mobil polisi dan tim Inafis berjajar di depan rumah Hoho. Para petugas kepolisian juga terlihat berada di lokasi untuk melakukan penyelidikan.
Saat dikonfirmasi, Kades Purwasaba, Hoho Alkaf, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 04.10 WIB, sebelum waktu subuh. "Jam 04.00 WIB lewat sedikit, sekitar 04.10 WIB atau 04.15 WIB. Saya sempat lihat CCTV, terus tidak lama kemudian terdengar suara dan api sudah besar," kata Hoho saat dihubungi detikJateng.
Saksi dan Tindakan
Hoho mengaku saat itu dirinya masih terjaga karena sebelumnya begadang bersama beberapa warga di rumahnya hingga dini hari. Tak lama setelah para warga pulang, api tiba-tiba membesar di area parkir rumahnya. Ia pun segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Banjarnegara untuk ditindaklanjuti.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku dan motif di balik teror tersebut. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai perkembangan kasus ini.
Peristiwa ini menambah daftar panjang aksi teror terhadap kepala desa di Indonesia. Sebelumnya, kasus serupa juga pernah terjadi di daerah lain. Masyarakat berharap pelaku segera ditangkap dan dihukum sesuai hukum yang berlaku.



