Petugas keamanan dari Tim Patra Kompi 2 Batalyon D Satbrimob Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan rencana aksi tawuran antarkelompok pemuda di Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat. Dalam operasi tersebut, tiga orang pemuda diamankan karena kedapatan membawa senjata tajam.
Kronologi Penggagalan Tawuran
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto menjelaskan bahwa penggagalan terjadi pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 WIB saat petugas melakukan patroli rutin. Saat melintas di kawasan Jakasampurna, Bekasi Barat, petugas melihat sekelompok pemuda dengan gerak-gerik mencurigakan yang diduga kuat hendak melakukan tawuran.
"Melihat kehadiran petugas di lapangan, kelompok pemuda tersebut langsung berhamburan mencoba melarikan diri. Merespons situasi tersebut, petugas segera melakukan pengejaran secara terukur dan berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku yang berada di lokasi kejadian," ujar Kombes Henik dalam keterangannya, Sabtu (6/6/2026).
Barang Bukti yang Disita
Dari hasil pemeriksaan dan penyisiran di tempat kejadian perkara (TKP), petugas menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam yang dipersiapkan untuk aksi kekerasan. Barang bukti tersebut meliputi enam bilah celurit, satu bilah golok, dua bilah corbek (senjata tajam modifikasi), dan satu bilah pisau.
Selain senjata tajam, petugas juga mengamankan 10 unit handphone serta 8 unit sepeda motor yang ditinggalkan oleh kelompok pemuda saat melarikan diri.
Tindakan Preventif Kepolisian
Kombes Henik menegaskan bahwa tindakan cepat ini merupakan implementasi nyata dari fungsi preventif kepolisian untuk mengeliminasi potensi gangguan keamanan sebelum meluas dan menimbulkan korban jiwa. "Tim Patra Ki 2 Yon D Satbrimob bergerak cepat melakukan pengejaran setelah mendeteksi adanya sekelompok pemuda yang dicurigai kuat akan melakukan aksi tawuran. Setiap potensi gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polda Metro Jaya akan selalu kami respons secara cepat, tegas, terukur, dan humanis guna menjamin hak masyarakat untuk mendapatkan rasa aman," ujarnya.
Penanganan Lebih Lanjut
Ketiga pemuda tersebut telah diserahkan ke Mapolsek Bekasi Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kombes Henik juga mengimbau para orang tua untuk lebih waspada dan mengawasi pergaulan anak-anaknya agar tidak terjerumus ke dalam aksi kejahatan jalanan maupun tawuran.
"Polda Metro Jaya senantiasa mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya para orang tua, untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas dan pergaulan putra-putrinya agar tidak terjerumus ke dalam aksi kejahatan jalanan maupun tawuran," tuturnya.
Selain itu, masyarakat diminta untuk aktif berpartisipasi menjaga kondusivitas lingkungan dan segera memanfaatkan layanan call center resmi Polri 110 apabila melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan Kamtibmas demi penanganan dini yang responsif.



