PT PLN (Persero) akhirnya buka suara terkait pemadaman listrik bergilir yang belakangan ini meresahkan masyarakat. Perusahaan listrik negara itu mengakui adanya gangguan listrik yang melanda beberapa wilayah di Pulau Jawa.
Kekhawatiran Masyarakat Terhadap Kerusakan Elektronik
Pemadaman bergilir tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga memicu kekhawatiran akan kerusakan barang elektronik. Mulai dari televisi, kulkas, hingga perangkat digital lainnya dianggap rawan rusak akibat mati-nyala arus yang mendadak. Masyarakat merasa was-was karena perbaikan elektronik membutuhkan biaya tidak sedikit.
PLN Akui Gangguan dan Upaya Penanganan
PLN mengakui adanya gangguan pada sistem kelistrikan di Jawa. Menurut keterangan resmi, pihaknya terus berupaya melakukan pemulihan secara bertahap. "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Tim teknis kami bekerja keras untuk menormalkan kembali pasokan listrik," ujar juru bicara PLN.
Meski demikian, PLN belum merinci penyebab pasti gangguan tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan jika terjadi kerusakan akibat pemadaman.



