Narasi Keterlibatan Asing Muncul dalam Demonstrasi Mahasiswa dan Masyarakat
Narasi Asing Muncul di Demo Mahasiswa dan Masyarakat

KOMPAS.com - Saat terjadi demonstrasi besar yang dilakukan mahasiswa dan masyarakat, narasi adanya kepentingan asing kerap dimunculkan. Narasi ini tidak hanya muncul pada demonstrasi mahasiswa pada Jumat (12/6/2026). Saat terjadi kerusuhan pada akhir Agustus 2025, tudingan keterlibatan asing juga muncul.

Kolaborasi Media Ungkap Fakta Unik

Kolaborasi yang dilakukan Kompas.com bersama Tempo, Tribunnews.com, Suara.com, serta Drone Emprit memperlihatkan fakta unik saat memantau percakapan di media sosial. Dari 251 unggahan yang dipantau saat itu, ada 122 posting dalam bahasa asing. Sisanya, yaitu 129 konten ditulis dalam bahasa Indonesia.

Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar konten yang beredar di media sosial terkait demonstrasi justru menggunakan bahasa Indonesia. Namun, proporsi konten berbahasa asing yang cukup signifikan juga tidak bisa diabaikan. Hal ini memicu pertanyaan mengenai kemungkinan adanya keterlibatan pihak asing dalam menyebarkan narasi tertentu.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Analisis Lebih Lanjut

Para pengamat menilai bahwa kemunculan konten berbahasa asing tidak selalu berarti ada campur tangan asing. Bisa jadi konten tersebut dibuat oleh diaspora Indonesia atau pihak-pihak yang peduli terhadap isu di Indonesia. Namun, tetap perlu diwaspadai potensi penyebaran informasi yang tidak sesuai dengan fakta.

Pemantauan media sosial menjadi penting untuk mengidentifikasi pola penyebaran narasi dan memastikan bahwa informasi yang diterima publik adalah akurat. Kolaborasi antar media seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan untuk menjaga kualitas informasi di ruang digital.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga