Jakbar Nomor 2 Pemain Judol Tertinggi, Pramono Minta Berantas
Jakbar Nomor 2 Pemain Judol, Pramono Minta Berantas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menempatkan Jakarta Barat sebagai wilayah dengan jumlah pemain judi online (judol) tertinggi kedua secara nasional. Pramono meminta aparat penegak hukum untuk memberantas praktik judi online dengan tindakan tegas dan tanpa kompromi.

Pramono: Judi Online Harus Diberantas Sekeras-kerasnya

"Yang pertama, yang berkaitan dengan judi online. Karena memang Jakarta ini kan dengan penduduk yang cukup besar dan rata-rata warganya secara purchasing power itu punya kemampuan, walaupun kemudian orang berspekulasi dengan judi online," kata Pramono di kawasan Latumenten, Jakarta Barat, Kamis (2/7/2026).

Pramono menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap memberikan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum dalam upaya pemberantasan judi online. Ia berharap langkah tegas segera diambil untuk menekan angka perjudian daring yang kian marak.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Dan saya berharap betul dan mengharapkan pemerintah, dalam hal ini aparat penegak hukum, untuk berkaitan dengan judi online di Jakarta kalau diberantas sekeras-kerasnya, saya memberikan support dukungan sepenuhnya," tegasnya.

PPATK Ungkap Jabodetabek Zona Merah Judi Online

Sebelumnya, PPATK mengungkapkan bahwa kawasan Jabodetabek menjadi zona merah judi online nasional. Data tahun 2025 menunjukkan empat wilayah dengan jumlah pemain judi online terbanyak, dengan Kabupaten Bogor menempati posisi pertama, disusul Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Kota Bandung.

"Data PPATK tahun 2025 menunjukkan adanya konsentrasi aktivitas judi online di sejumlah wilayah, dengan Jabodetabek menjadi salah satu klaster terbesar secara nasional," tulis unggahan di Instagram resmi @ppatk_indonesia, dikutip Jumat (26/6).

Empat Wilayah dengan Pemain Judi Online Terbanyak

Hasil pemetaan PPATK menunjukkan rincian jumlah pemain dan total deposit sebagai berikut:

  • Kabupaten Bogor: 103.092 pemain dengan total deposit Rp 414,4 miliar.
  • Jakarta Barat: 89.320 pemain dengan total deposit Rp 600,6 miliar.
  • Jakarta Timur: 81.750 pemain dengan total deposit Rp 425,9 miliar.
  • Kota Bandung: 80.549 pemain dengan total deposit Rp 341,7 miliar.

Data tersebut menunjukkan bahwa Jakarta Barat memiliki jumlah deposit tertinggi di antara empat wilayah tersebut, mencapai Rp 600,6 miliar, meskipun jumlah pemainnya lebih sedikit dibandingkan Kabupaten Bogor.

Dukungan Pemprov DKI untuk Pemberantasan Judi Online

Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan terus mendukung upaya pemberantasan judi online. Ia meminta semua pihak, termasuk aparat penegak hukum, untuk bertindak keras dan tidak memberikan ruang bagi praktik ilegal ini.

"Saya memberikan support dukungan sepenuhnya," ujar Pramono, menekankan komitmennya dalam memerangi judi online di ibu kota.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga