Kawasan Istora Senayan, Jakarta Pusat, menjalani sterilisasi ketat oleh Unit Penjinak Bom (Jibom) Satuan Brimob Polda Metro Jaya menjelang penyelenggaraan Polytron Indonesia Open 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan perhelatan internasional tersebut berlangsung aman dan lancar.
Komitmen Polri dalam Pengamanan Event Internasional
Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol Henik Maryanto, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan internasional merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada peserta dan masyarakat. Sterilisasi dilakukan sebagai upaya preventif agar setiap rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman.
“Kegiatan dilakukan sebelum pertandingan berlangsung guna memastikan seluruh area yang digunakan atlet, ofisial, panitia, media, dan penonton berada dalam kondisi aman,” ujar Kombes Henik dalam keterangannya, Kamis (4/6/2026).
Proses Sterilisasi Menyeluruh dengan K9
Sterilisasi dilakukan secara menyeluruh bersama unsur K9 (anjing pelacak) yang menyasar sejumlah lokasi penting, mulai dari tribun penonton, area atlet, ruang media, hingga fasilitas pendukung lainnya. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan benda mencurigakan yang mengarah pada ancaman bom maupun bahan berbahaya lainnya, sehingga seluruh area dinyatakan aman untuk digunakan.
Setelah proses sterilisasi selesai, personel Unit Jibom dan KBR menyerahkan berita acara hasil pemeriksaan kepada panitia penyelenggara sebagai bentuk koordinasi dan dukungan pengamanan. Kehadiran personel Brimob di lokasi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan event olahraga internasional di Indonesia.
Imbauan dan Layanan Darurat
Polri mengimbau seluruh peserta, panitia, dan masyarakat yang hadir untuk tetap mematuhi aturan keamanan selama kegiatan berlangsung serta segera melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan. Untuk kebutuhan pelayanan dan pengaduan masyarakat, Polri menyediakan layanan darurat 110 yang dapat diakses selama 24 jam.
Langkah sterilisasi ini menegaskan kesiapan aparat dalam mengamankan event bergengsi Indonesia Open 2026, yang diharapkan dapat berjalan sukses tanpa gangguan keamanan.



