Iran Serang Pangkalan AS di Yordania dan Bahrain, Eskalasi Baru di Timur Tengah
Iran Serang Pangkalan AS di Yordania dan Bahrain

Iran melancarkan serangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Yordania dan Bahrain pada Rabu (10/6/2026), di tengah meningkatnya ketegangan baru setelah gencatan senjata yang rapuh di Timur Tengah. Serangan ini merupakan eskalasi terbaru setelah AS menggempur sejumlah fasilitas Iran sebagai respons atas jatuhnya helikopter Apache milik Amerika.

Peringatan Iran ke Negara Teluk

Iran juga memperingatkan negara-negara Teluk agar tidak membiarkan wilayah atau fasilitas mereka digunakan oleh AS dan Israel untuk menyerang republik Islam tersebut. Peringatan ini disampaikan melalui saluran diplomatik dan pernyataan resmi.

Kekhawatiran Internasional

Pertukaran serangan ini memicu kekhawatiran internasional, terutama menjelang Piala Dunia yang diselenggarakan bersama oleh AS dan diikuti Iran. Banyak pihak khawatir konflik ini dapat mengganggu keamanan dan stabilitas kawasan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Serangan Iran terhadap pangkalan AS di Yordania dan Bahrain menunjukkan bahwa ketegangan di Timur Tengah masih tinggi. Meskipun ada upaya gencatan senjata, kedua belah pihak terus saling serang. AS belum memberikan tanggapan resmi terkait serangan terbaru ini, namun diperkirakan akan ada respons balasan.

Masyarakat internasional mendesak kedua belah pihak untuk menahan diri dan kembali ke meja perundingan. Piala Dunia yang akan datang menjadi salah satu alasan utama agar konflik tidak semakin meluas. Negara-negara Teluk yang menjadi tuan rumah atau berpartisipasi dalam turnamen tersebut juga berharap situasi aman terkendali.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga