Sedikitnya lima orang tewas dan sembilan lainnya dilaporkan hilang setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,8 mengguncang Prefektur Kumamoto di Pulau Kyushu, Jepang selatan, pada Selasa (28/7/2026). Gempa terjadi pukul 16.27 waktu setempat dengan pusat gempa sekitar 20 kilometer di selatan Kota Kumamoto, menurut laporan Badan Meteorologi Jepang (JMA).
Guncangan Terkuat dalam Skala Shindo
JMA mencatat guncangan mencapai level 7, tingkat tertinggi dalam skala intensitas Shindo Jepang. Skala ini mengukur tingkat guncangan di permukaan tanah, bukan magnitudo gempa. Level 7 berarti guncangan sangat kuat yang dapat menyebabkan kerusakan parah pada bangunan dan infrastruktur.
Tim penyelamat masih menyisir sejumlah lokasi terdampak, termasuk sebuah pabrik kertas di Kota Yatsushiro yang mengalami kerusakan setelah cerobong asapnya runtuh. Proses evakuasi dan pencarian korban masih berlangsung hingga malam hari.
Dampak dan Respons Darurat
Gempa ini mengingatkan pada gempa besar Kumamoto tahun 2016 yang menewaskan puluhan orang. Pemerintah setempat telah mengaktifkan pusat penanggulangan bencana dan mengerahkan personel dari kepolisian, pemadam kebakaran, dan tentara untuk membantu operasi penyelamatan. Jaringan listrik dan transportasi di beberapa daerah terganggu, namun laporan lebih lanjut masih dikumpulkan.
Para ahli seismologi memperingatkan kemungkinan adanya gempa susulan dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap risiko longsor dan kerusakan bangunan yang dapat membahayakan keselamatan.



