Diduga Tercemar Bahan Berbahaya, Sejumlah Area Pentagon Ditutup
Washington – Sejumlah area di markas besar Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS), Gedung Pentagon, ditutup pada Kamis (11/6/2026) waktu setempat. Penutupan ini diduga akibat adanya cemaran bahan berbahaya yang terdeteksi oleh sistem keselamatan gedung.
Dilansir dari AFP, Jumat (12/6/2026), Departemen Pemadam Kebakaran Arlington County menyatakan dalam unggahan di platform media sosial X bahwa unit tim bahan berbahaya tengah beroperasi di Pentagon untuk menetralisir apa yang mereka deskripsikan sebagai insiden bahan berbahaya. Namun, pihak pemadam kebakaran tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai insiden tersebut.
Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, mengonfirmasi bahwa sistem keselamatan gedung telah mendeteksi masalah kualitas udara yang memerlukan tindakan pencegahan sampai signifikansinya dapat ditentukan. Departemen Pertahanan sedang menjalankan protokol perlindungan standar, termasuk perintah berlindung di tempat untuk area yang terkena dampak. Tim tanggap darurat telah ditempatkan dan siap untuk mendukung penghuni gedung, tambah Parnell.
Penutupan ini terjadi di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap keamanan di instalasi militer AS. Belum ada informasi mengenai adanya korban atau dampak lebih lanjut dari insiden ini. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk menentukan penyebab pasti pencemaran tersebut.



