Bakom: Latihan Komcad ASN Bukan Militerisasi, Itu Amanat Konstitusi
Bakom: Latihan Komcad ASN Bukan Militerisasi

Jakarta - Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI menegaskan bahwa program Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sama sekali bukan merupakan upaya militerisasi dari pemerintah. Bakom menyebutkan bahwa amanat bela negara untuk warga negara, termasuk ASN, sudah tercantum dalam konstitusi negara.

Penjelasan Kepala Bakom RI

Kepala Bakom RI, M Qodari, menyampaikan pernyataan tersebut kepada wartawan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Jumat (5/6/2026). Menurutnya, pandangan bahwa program ini adalah militerisasi tergantung pada perspektif masing-masing. Ia menegaskan bahwa konstitusi kita telah mengamanatkan bela negara bagi seluruh warga negara.

Qodari juga menekankan pentingnya ketangguhan Indonesia sebagai negara kepulauan yang besar. Ia menyebutkan bahwa Indonesia harus memiliki ketangguhan yang lebih dibandingkan negara lain. Hal ini menjadi alasan mengapa program Komcad diperlukan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Situasi Global yang Dinamis

Lebih lanjut, Qodari menyoroti situasi global yang sangat dinamis. Menurutnya, Indonesia harus memiliki berbagai skenario, termasuk rencana A dan rencana B. Selain memiliki TNI, negara juga perlu memiliki komponen cadangan sebagai antisipasi terhadap dinamika global yang sering kali tidak terduga.

Latihan Dasar Militer Komcad ASN

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan (Kemhan) telah menyelesaikan latihan dasar militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) ASN kementerian/lembaga gelombang I tahun 2026. Latihan ini melibatkan sebanyak 1.758 ASN yang berasal dari 49 Kementerian/Lembaga.

Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kemhan, Letjen TNI Gabriel Lema, dalam laporannya saat upacara penutupan latihan Komcad di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Jumat (5/6/2026), menyampaikan rincian peserta. Dari total 1.758 peserta, terdiri dari 1.292 pria dan 466 wanita. Latihan dasar kemiliteran ini dilaksanakan mulai tanggal 22 April hingga 5 Juni 2026.

Program Komcad ASN ini direncanakan akan berlanjut dengan gelombang II yang akan melatih 2.300 ASN pada bulan Agustus mendatang. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat komponen cadangan nasional.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga