AS Sebut Mojtaba Khamenei Masih Hidup dan Aktif Lewat Perantara
AS: Mojtaba Khamenei Masih Hidup, Aktif Lewat Perantara

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, mengungkapkan bahwa pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, masih hidup dan semakin aktif terlibat dalam pengambilan keputusan melalui perantara. Pernyataan ini disampaikan Rubio dalam sidang di Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS pada Selasa waktu setempat.

Kondisi Mojtaba Khamenei

Mojtaba Khamenei yang berusia 56 tahun menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan AS-Israel pada 28 Februari lalu. Sejak ditunjuk sebagai pemimpin tertinggi pada awal Maret, Mojtaba belum pernah muncul di hadapan publik, memicu spekulasi mengenai kondisinya.

Rubio mengatakan, "Kita belum pernah melihatnya di depan umum. Mengingat apa yang terjadi pada beberapa pemimpin dalam sistem tersebut, tampil di depan publik bukanlah sesuatu yang direkomendasikan secara internal." Namun, ia menambahkan bahwa ada indikasi Mojtaba semakin terlibat, meskipun semua komunikasi dilakukan secara tertulis dan melalui perantara.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Proses Pengambilan Keputusan Iran

Rubio menjelaskan bahwa proses pengambilan keputusan internal Iran sangat terpusat. Pesan dari negosiator biasanya diteruskan ke dewan pemerintahan Teheran untuk mendapat persetujuan sebelum tanggapan disampaikan ke publik. "Menurut pemahaman kami, apa pun yang dibawa oleh Menlu Iran Araghchi dan kepala negosiator Ghalibaf, mereka harus kembali ke dewan tersebut dan mendapatkan arahan. Proses itu sering memakan waktu tiga hingga lima hari," ujar Rubio.

Perundingan Damai

Pernyataan Rubio muncul saat perundingan untuk mengakhiri perang tiga bulan terakhir mengalami kebuntuan. Ia menyatakan harapan tercapainya kesepakatan dengan Iran, dengan syarat Teheran membatasi program nuklirnya secara ketat agar sanksi dapat dicabut. Rubio juga mengklaim Iran telah setuju untuk menegosiasikan aspek program nuklirnya, setelah sebelumnya menolak.

"Ada prospek di hadapan kita, yang bisa terjadi hari ini, besok, atau minggu depan," kata Rubio menutup pernyataannya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga