Menteri Pertahanan ke-22 Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, menghadiri upacara persemayaman almarhum Ryamizard Ryacudu, yang menjabat Menteri Pertahanan periode 2014-2019. Acara tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6) pagi. Agum memberikan penghormatan terakhir dan menyampaikan kesannya terhadap mendiang Ryamizard.
Kesan Agum Gumelar tentang Ryamizard
Agum menggambarkan Ryamizard sebagai seorang perwira yang tegas dan berwibawa, namun tetap humanis. "Sosok perwira yang tegas, seorang perwira tinggi yang punya sikap tegas. Sikap tegas tapi humanis. Walaupun kelihatan mukanya garang, tapi humanis," ujar Agum kepada wartawan di lokasi. Ia menambahkan bahwa Ryamizard adalah senior yang sangat berwibawa, dan ia sangat menghormatinya.
Doa dan Kenangan Terakhir
Dalam kesempatan tersebut, Agum mengajak semua pihak untuk mendoakan almarhum agar diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya sudah lama tidak bertemu Ryamizard. Pertemuan terakhir mereka terjadi beberapa bulan lalu, saat Ryamizard sedang dalam kondisi sakit. Agum memutuskan tidak akan ikut mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhir di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.
Kehadiran Tokoh Nasional
Selain Agum, Presiden Prabowo Subianto juga hadir untuk melayat. Berdasarkan pantauan, Prabowo tiba di Kantor Kemenhan pukul 08.28 WIB dengan mengenakan setelan jas hitam. Ia didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Sejumlah tokoh lain seperti mantan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto juga telah hadir sebelumnya.
Prosesi Pemakaman
Jenazah Ryamizard dibawa menggunakan mobil jenazah Mabes TNI dan tiba di Kemenhan pukul 07.35 WIB, didampingi anggota keluarga. Rencananya, jenazah akan dimakamkan secara militer di TMP Kalibata setelah upacara penghormatan di Kemenhan. Kepala Biro Infohan Setjen Kemenhan Brigjen Rico Ricardo Sirait menyatakan bahwa upacara pemakaman militer akan dilaksanakan pada pukul 11.00 WIB.



