Tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat gelombang serangan terbaru yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) terhadap sejumlah sasaran di wilayah Iran. Insiden ini terjadi di Provinsi Teheran, ibu kota Iran.
Korban Luka di Provinsi Teheran
Kepala layanan darurat setempat, Mohammad Esmail Tavakoli, sebagaimana dilansir AFP dan Anadolu Agency pada Kamis (11/6/2026), menyatakan bahwa para korban luka tersebut berada di wilayah Provinsi Teheran. Tavakoli merinci bahwa ketiga orang itu mengalami cedera dalam serangkaian insiden yang terkait dengan apa yang ia sebut sebagai serangan AS di provinsi tersebut.
"Tiga orang mengalami luka-luka dalam insiden-insiden yang terkait dengan serangan brutal AS di Provinsi Teheran," ujar Tavakoli dalam pernyataannya, seperti dikutip kantor berita Fars.
Penanganan Medis dan Fokus Serangan
Menurut kantor berita Fars, tim darurat telah dikerahkan ke area-area yang terdampak dan memberikan bantuan medis yang diperlukan kepada para korban luka. Rentetan serangan terbaru AS sebagian besar difokuskan pada wilayah Iran bagian selatan. Namun, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyebutkan bahwa lokasi-lokasi lain di dekat ibu kota Teheran juga terkena serangan, termasuk di area Karaj, Nazarabad, dan Pishva.
Kerusakan dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Iran setelah gempuran terbaru AS. Sementara itu, lembaga layanan darurat dan layanan publik ditempatkan dalam kondisi siaga tinggi.
Klaim AS dan Latar Belakang Serangan
Komando Pusat AS (CENTCOM), yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah, sebelumnya mengumumkan serangan yang menargetkan "kemampuan pengintaian militer Iran, sistem komunikasi, dan situs pertahanan udara di seluruh Iran." CENTCOM mengklaim pasukan AS "menembakkan sejumlah amunisi presisi ke target-target Iran yang menimbulkan ancaman bagi pasukan AS dan kapal-kapal komersial yang melintasi perairan regional."
CENTCOM menyebut serangannya itu sebagai "serangan pertahanan diri" terhadap "agresi Iran yang tidak beralasan dan berkelanjutan." Gelombang serangan AS ini menyusul serangan serupa dalam beberapa hari terakhir untuk merespons ditembak jatuhnya sebuah helikopter Apache oleh Iran di atas Selat Hormuz.
Balasan Iran
Sebagai pembalasan, Iran telah melancarkan gelombang serangan rudal dan drone terhadap pangkalan-pangkalan militer AS yang ada di kawasan Timur Tengah, seperti di Bahrain, Kuwait, dan Yordania.



