Polisi menangkap dua pelaku pelemparan bom molotov yang salah sasaran hingga menyebabkan seorang ibu yang membonceng anaknya terjatuh di Koja, Jakarta Utara. Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Bima Sakti, membenarkan penangkapan tersebut pada Senin (29/6/2026). "Betul, dua orang sudah diamankan," ujarnya.
Kronologi Penangkapan
Kedua pelaku ditangkap di dua lokasi berbeda, yaitu Cipinang dan Cilincing. Peristiwa pelemparan terjadi pada 22 Juni, dan pelaku berhasil diamankan pada 26 Juni. Salah satu pelaku utama adalah pria berinisial M yang melakukan pelemparan molotov. Polisi masih memburu dua pelaku lainnya yang terlibat.
Motif Cemburu Salah Sasaran
Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengungkapkan motif di balik aksi nekat tersebut. Pelaku M, yang memiliki mantan istri berinisial R, tidak terima R memiliki kekasih baru berinisial U. Padahal, M juga sudah memiliki pasangan baru. Pelaku M kemudian menyasar keluarga U, tepatnya paman U yang berinisial K.
"Cuma pelaku M itu cemburu sama R sama U. Cemburunya lucu, nyasar ke keluarganya U. Kan di video itu ada orang yang duduk megang HP kan, nah itu pamannya U, inisial K," kata Kompol Andry Suharto.
Detik-detik Pelemparan
Peristiwa terjadi pada Senin (22/6) sekitar pukul 09.00 WIB di Jalan Mandiri II, Koja. Pelaku M melempar bom molotov ke arah K yang sedang bermain HP di depan rumah. Dalam rekaman CCTV, K yang memakai kaus biru terlihat menghindar saat molotov meledak di dekatnya. Namun, bom molotov tersebut kemudian meledak saat seorang ibu yang mengendarai motor bersama anaknya melintas. Ibu tersebut berusaha menghindari api, namun menabrak dinding hingga terjatuh.
Dampak dan Tindakan Polisi
Akibat kejadian ini, ibu dan anak tersebut mengalami luka-luka dan trauma. Polisi terus melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya yang masih buron. Kasus ini menjadi perhatian publik karena aksi brutal yang membahayakan warga sipil.



