Kantor Imigrasi Jakarta Pusat mengadakan kegiatan edukasi keimigrasian di SMA Negeri 10 Jakarta. Program bertajuk Kanim Jakpus Goes To School ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum dan pemahaman pelajar mengenai dokumen perjalanan serta risiko bepergian ke luar negeri.
Tujuan Edukasi Keimigrasian bagi Pelajar
Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Tikim) Kantor Imigrasi Jakarta Pusat, Bismo Surono, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendekatkan edukasi dan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat, khususnya generasi muda. "Kami ingin mengenalkan fungsi keimigrasian secara lebih dekat kepada para pelajar," ujarnya. Melalui pendekatan edukatif dan interaktif, siswa diberikan pemahaman mengenai fungsi keimigrasian, pentingnya dokumen perjalanan seperti paspor, serta edukasi tentang keamanan dan legalitas bepergian ke luar negeri.
Bismo menekankan bahwa paspor bukan sekadar dokumen perjalanan, melainkan identitas resmi negara yang harus dijaga dan digunakan secara bertanggung jawab. "Kami ingin memberikan pemahaman bahwa paspor harus dijaga dan digunakan secara bertanggung jawab," tambahnya.
Materi tentang Paspor dan Prosedur Pembuatan
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Subseksi Verifikasi dan Adjudikasi Dokumen Perjalanan, Iqbal Romzah, menyampaikan materi mengenai jenis-jenis paspor, prosedur permohonan paspor, dan pentingnya menjaga keamanan dokumen perjalanan. Siswa juga diperkenalkan dengan syarat pembuatan paspor serta penggunaan aplikasi M-Paspor untuk mempermudah proses pengajuan dokumen perjalanan.
Para siswa tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab. Mereka aktif mengajukan pertanyaan seputar prosedur perjalanan luar negeri hingga keamanan penggunaan paspor. Menurut Bismo, pendekatan langsung ke sekolah diharapkan membuat edukasi keimigrasian lebih mudah dipahami oleh kalangan muda.
Harapan Program Kanim Jakpus Goes To School
Melalui program Kanim Jakpus Goes To School, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Pusat berharap edukasi keimigrasian dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan membangun generasi muda yang cerdas, sadar hukum, serta siap menghadapi tantangan global. Pihak SMA Negeri 10 Jakarta menyambut positif kegiatan ini dan berharap para siswa mendapatkan wawasan baru tentang dunia keimigrasian serta pentingnya memahami aturan perjalanan internasional sejak dini.



